Aset Daerah Mulai Dioptimalkan, Pemkot Tarakan Siapkan Sumber Pendapatan Baru

Zakaria RT • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:45 WIB
ILUSTRASI GENERATE AI
ILUSTRASI GENERATE AI

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan mulai menyiapkan strategi untuk memperkuat pendapatan daerah menghadapi tekanan fiskal pada 2027. Selain mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerintah mulai melihat potensi ekonomi dari Barang Milik Daerah (BMD), termasuk lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kepala Bappeda Litbang Kota Tarakan, Dr. Catur Hendratmo mengatakan, optimalisasi aset daerah menjadi salah satu langkah yang disiapkan sebagai sumber pendapatan baru. Pemerintah daerah bahkan menyiapkan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang secara khusus menangani pemanfaatan aset.

Langkah tersebut dipandang sebagai strategi jangka menengah untuk meningkatkan nilai ekonomi aset sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah. “Menghadapi tahun 2027, pemerintah daerah juga mulai melakukan mitigasi dengan menyusun perencanaan berdasarkan sumber pendapatan yang lebih pasti. Pemda tidak ingin terlalu mengandalkan kemungkinan peningkatan TKD yang hingga kini belum memiliki kepastian,” jelasnya, Senin (5/10).

Catur mengatakan, kondisi fiskal pada 2027 diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan 2026. Karena itu, efisiensi belanja, optimalisasi PAD dan pemanfaatan BMD perlu dipersiapkan sejak awal.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar program pembangunan yang telah direncanakan tidak mengalami persoalan pembiayaan di tengah pelaksanaan. “Jadi kita harus melihat kemampuan kita. Jangan sampai kita merencanakan kegiatan, kemudian dananya tidak ada, akhirnya terjadi keterlambatan pembayaran,” jelasnya.

Catur menegaskan, strategi menghadapi tekanan fiskal tersebut tetap diarahkan agar tidak mengganggu pelayanan dasar masyarakat. Pemerintah daerah akan berupaya mempertahankan sektor-sektor yang menjadi kebutuhan utama masyarakat meski ruang belanja semakin terbatas.

“Dengan demikian, tantangan fiskal Tarakan ke depan tidak hanya berkaitan dengan penurunan TKD, tetapi juga kemampuan daerah meningkatkan sumber pendapatan sendiri. Optimalisasi PAD dan BMD menjadi bagian penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah,” pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan pad aset daerah pemkot tarakan