Rumah Warga di Tarakan Dibobol Maling, Motor Ditemukan Tinggal Rangka

Eliazar Simon • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 15:40 WIB
DIKEMBALIKAN : Pihak kepolisian menggembalikan motor ke pemiliknya setelah dicuri dan komponennya telah dilepas dan diduga dipreteli pelaku. POLRES TARAKAN
DIKEMBALIKAN : Pihak kepolisian menggembalikan motor ke pemiliknya setelah dicuri dan komponennya telah dilepas dan diduga dipreteli pelaku. POLRES TARAKAN

TARAKAN – Sepeda motor yang sempat hilang dari sebuah rumah kosong di kawasan Jalan Pamusian, Tarakan Tengah, akhirnya ditemukan polisi. Namun, kendaraan tersebut ditemukan dalam kondisi memprihatinkan karena sejumlah komponennya telah dilepas dan diduga dipreteli pelaku.

Motor itu ditemukan anggota Satreskrim Polres Tarakan di sekitar kawasan samping SMA Don Bosco, Jalan Pulau Sumatra. Lokasi penemuan tidak jauh dari rumah pemilik kendaraan yang sudah lama tidak dihuni.

Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Reginald Yuniawan Sujono, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan penemuan motor bermula dari informasi masyarakat mengenai kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi tidak lengkap.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap nomor rangka dan bagian fisik kendaraan hingga berhasil mengetahui identitas pemilik. “Anggota menemukan satu motor yang ditinggalkan dalam kondisi sudah dipreteli. Setelah kami cek rangka dan fisiknya, akhirnya diketahui identitas pemilik kendaraan. Dari situ kami berkomunikasi dengan pemilik dan motor kemudian kami serahkan,” ujar Reginald.

Saat ditemukan, motor tersebut sudah kehilangan sejumlah bagian. Bodi kendaraan telah dilepas, pelat nomor tidak ada, sementara bagian depan kendaraan juga mengalami kerusakan karena komponen telah diambil.
Menurut Reginald, pihaknya belum dapat memastikan waktu pasti kendaraan tersebut dicuri. Hal itu lantaran pemilik tidak berada di Tarakan dalam waktu cukup lama.

“Pemiliknya memang tidak tahu kalau motornya sudah hilang karena rumah itu ditinggalkan. Setelah kami menemukan kendaraan dan mengecek identitasnya, baru diketahui pemiliknya sedang berada di Tanjung Selor,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan pemilik, rumah tersebut telah kosong sekitar tiga bulan. Keluarga memilih meninggalkan rumah karena harus membawa orang tua berobat dan menetap sementara di Bulungan.

Reginald menyebut, polisi telah melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi penemuan kendaraan. Namun, hingga kini belum ditemukan rekaman kamera pengawas yang mengarah ke lokasi tersebut.

“Kami sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi, tetapi belum menemukan CCTV yang mengarah ke tempat motor itu ditemukan,” katanya.

Akibat kondisi kendaraan yang sudah tidak lengkap, kerugian diperkirakan sekitar Rp1,5 juta. Polisi kemudian membantu memperbaiki kendaraan sebelum dikembalikan kepada pemilik.

“Motor sudah kami bantu perbaiki dan kemudian kami serahkan kepada pemilik. Pengembaliannya juga gratis. Untuk pelakunya masih kami kejar,” tegasnya.

Sementara itu, Kartini selaku pemilik kendaraan mengaku mendapat kabar keberadaan motornya setelah dihubungi pihak kepolisian. Ia langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi kendaraan.

“Diteleponnya baru kemarin. Katanya motor sudah ditemukan. Waktu saya lihat memang sudah terbongkar. Spion sebelumnya ada, kemudian bannya juga berbeda. Kemungkinan beberapa bagian sudah diganti,” ujarnya.

Kartini mengatakan, motor tersebut merupakan kendaraan yang sengaja ditinggalkan di rumah karena masih akan digunakan ketika keluarga kembali ke Tarakan. “Motor itu memang satu-satunya yang masih ditinggal di rumah untuk dipakai kalau sedang ada keperluan di Tarakan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, sebelum motor ditemukan hilang, beberapa barang lain di rumah tersebut juga pernah raib. “Sebelumnya memang ada TV dan barang-barang di rumah yang hilang. Cuma karena waktu itu kami tidak mempermasalahkan,” tuturnya.

Polres Tarakan kembali mengingatkan warga yang meninggalkan rumah dalam waktu lama agar memastikan keamanan lingkungan, termasuk mengunci kendaraan dengan pengaman tambahan dan menitipkan informasi kepada pihak lingkungan setempat. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan kriminal maling sepeda motor