TARAKAN - Pengalaman berinteraksi dengan H. Udin Hianggio masih membekas bagi Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Supaad Hadianto. Ia mengenang Udin sebagai sosok yang terbuka terhadap kritik dan masukan, terutama ketika dirinya masih menjadi mahasiswa.
Udin yang akan berusia 80 tahun pada Desember mendatang dinilai memiliki pengalaman panjang yang tetap relevan bagi generasi politik saat ini. Menurut Supaad, hal yang dapat dipelajari dari Udin bukan semata-mata jabatan yang pernah diemban, tetapi bagaimana berkomunikasi serta mengambil keputusan dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.
“Bagi kami ini tentu beliau adalah salah satu rujukan untuk bersikap, mengambil satu keputusan-keputusan politik yang punya manfaat besar bagi masyarakat Kaltara,” jelas Supaad, Jumat (18/9).
Supaad mengatakan, dirinya mengenal Udin ketika sama-sama anggota DPRD Tarakan. Kalau itu H Udin s menjabat sebagai Ketua DPRD. Menurutnya, Udin merupakan sosok yang banyak mendengar berbagai kritik maupun masukan.
“Beliau ini orang yang selalu mendengar. Dan apa pun permasalahannya pasti beliau tindaklanjuti, selanjutnya disampaikan ke pemerintah kota,” kenangnya.
Selain dikenal terbuka, Supaad juga mengingat Udin sebagai sosok yang humoris dan santai dalam berkomunikasi. Namun, ketika berhadapan dengan persoalan serius, Udin tetap menunjukkan ketegasan.
Menurut Supaad, sikap tersebut menjadi salah satu pengalaman berharga bagi generasi muda yang saat itu mulai mengenal dunia politik. Di tengah gejolak politik Tarakan yang cukup panas, Udin tetap menunjukkan bahwa dinamika politik tidak harus menjadi beban bagi mereka yang baru terjun ke dalamnya.
“Beliau orangnya humoris, santai tapi juga tegas kalau serius. Meski saat itu gejolak politik di Tarakan cukup panas, tapi beliau memberikan pelajaran kami pada saat itu yang masih muda, politik itu tidak boleh menjadi beban bagi orang-orang muda yang baru masuk ke politik,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT