Dibesuk Anggota DPRD Kaltara, H. Udin Hianggio Sudah Dianggap Sebagai Guru Polik

Zakaria RT • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:39 WIB
MEMBESUK : Anggota DPRD Kaltara saat menjenguk Wali Kota Tarakan 2009-2014  H Udin Hianggio. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
MEMBESUK : Anggota DPRD Kaltara saat menjenguk Wali Kota Tarakan 2009-2014  H Udin Hianggio. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Kabar mengenai kondisi kesehatan mantan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) 2016-2021, H. Udin Hianggio, mendapat perhatian dari sejumlah tokoh politik di daerah. Diantaranya beberapa anggota DPRD Kaltara menyempatkan diri menjenguk sekaligus mendoakannya yang masih menjalani perawatan di RSUD dr. Jusuf SK.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Supa’ad Hadianto mengatakan, dirinya bersama sejumlah rekan politik, seperti Dino Adrian, Syamsuddin Arfah dan Moh Hatta, mengetahui Wali Kota Tarakan 2009 - 2014 Udin Hianggio masih menjalani perawatan saat sedang mengikuti rapat dengan Direktur RSUD dr. Jusuf SK. Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk melihat kondisi mantan Wali Kota Tarakan itu.

"Bagi kami, ayahanda (Udin Hianggio) merupakan salah satu figur senior yang memiliki perjalanan panjang dalam politik Kaltara. Kariernya dimulai dari Tarakan hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting, mulai dari Ketua DPRD Tarakan, Wali Kota Tarakan, hingga Wakil Gubernur Kaltara," ujarnya, Jumat (18/9).

“Tadi kami kebetulan ada rapat dengan Direktur Rumah Sakit soal keluhan biaya praktik mahasiswa di RSUD. Sekalian lah kami tanya, Pak Udin masih dirawat? Pak direktur mengatakan masih, kemudian kami menyempatkan singgah ke sini melihat kondisi beliau,” kata Supa’ad, Jumat (18/9).

Supa’ad menilai, perjalanan politik Udin menjadi pengalaman penting yang dapat dipelajari oleh generasi politik saat ini. Selain memiliki rekam jejak panjang, Udin disebut memiliki sikap yang tetap rendah hati kepada siapa pun, termasuk kepada pihak yang berbeda pilihan politik.

“Tentu rekam jejak beliau yang luar biasa baik secara politik, dan beliau adalah orang yang humble terhadap siapa pun. Walaupun itu lawan politik, beliau tetap humble. Kemudian dengan masyarakat silaturahminya sangat luar biasa,” katanya.

Ia menyebut Udin sebagai salah satu figur yang masih menjadi rujukan bagi para politisi muda di Kaltara. Menurut Supa’ad, pengalaman Udin dalam mengambil keputusan politik dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak menjadi pelajaran yang masih relevan hingga saat ini.

Supa’ad juga berharap kondisi kesehatan Udin segera membaik sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sebelumnya. Ia menyebut sosok Udin sebagai guru politik bagi dirinya dan sejumlah politisi yang lebih muda.

“Harapan kami yang masih eksis di politik ini jangan pernah padam. Beliau memang menjadi contoh kita semua, jadi guru kami yang masih eksis di politik ini,” tuturnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
kaltara politik dprd