Hujan Jadi Harapan PMK Tarakan Hadapi Keterbatasan Air untuk Operasional

Zakaria RT • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 07:39 WIB
Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Sofyan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Sofyan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir mulai memengaruhi aktivitas Pemadam Kebakaran (PMK) Tarakan. Kondisi cuaca yang minim hujan membuat sumber air yang selama ini dimanfaatkan untuk mendukung operasional pemadaman ikut mengalami penurunan.

Kepala Satpol PP dan PMK Kota Tarakan, Sofyan mengatakan, kondisi tersebut salah satunya terjadi di Markas Komando (Mako) Kampung Satu. Di lokasi itu, PMK memanfaatkan air hasil olahan air bersih Pertamina untuk menunjang kebutuhan operasional.

Namun, selama kemarau, pasokan yang tersedia tidak seperti kondisi normal. Hal ini menjadi perhatian karena PMK harus tetap bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.

“Selama kemarau air baku mengalami keterbatasan,” kata Sofyan, Selasa (15/9).

Dikatakannya, selain membantu mengurangi dampak kemarau, air hujan nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional PMK.

"Pemanfaatan air hujan perlu didukung dengan sarana penampungan yang memadai. Karena itu, pembenahan fasilitas di Mako Kampung Satu menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan agar air yang turun saat hujan dapat dialirkan dan ditampung dengan lebih optimal," urainya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi talang air. Pembenahan bagian tersebut dinilai penting agar air hujan tidak terbuang dan bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan PMK.

“Pembenahan sarana dan prasarana seperti penanganan talang air agar dapat menampung air hujan secara maksimal,” tuturnya.

"Langkah tersebut diharapkan dapat membantu PMK menghadapi kondisi cuaca yang masih kering sekaligus memperkuat kesiapsiagaan personel dan armada ketika sewaktu-waktu harus turun melakukan penanganan kebakaran,"pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan pmk hujan pemadam kebakaran kemarau