TARAKAN - Rencana pembangunan arena road race di Kota Tarakan kembali mengalami perubahan. Pemerintah daerah tidak lagi menggunakan lokasi yang sebelumnya direncanakan di sekitar kawasan Taman Anggrek. Arena balap kini diarahkan ke lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang dinilai lebih aman dari sisi status kepemilikan.
Perubahan lokasi tersebut menjadi bagian dari persiapan pembangunan fasilitas olahraga otomotif yang ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini. Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk memastikan proyek yang menggunakan anggaran daerah tidak menghadapi persoalan pertanahan setelah pembangunan berjalan.
Saat dikonfirmasi, Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, bersama Komisi III dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tarakan telah meninjau lokasi baru tersebut pada Rabu (2/9). Dari hasil peninjauan, Randy menyebut lokasi yang disiapkan saat ini sudah jelas dan proses perencanaannya juga telah disiapkan.
“Bangunan sirkuit ini ternyata lokasinya berubah. Makanya saya hari ini meninjau langsung, dan kalau di sini betul-betul lokasinya sudah clear. Tahap-tahap perencanaan juga sudah clear semua. Mungkin dalam waktu dekat proses tender akan segera mulai,” ujarnya, Kamis (10/9).
Menurut dia, pemilihan lahan milik Pemkot Tarakan menjadi pertimbangan penting karena pembangunan arena membutuhkan waktu dan anggaran yang cukup besar. Kepastian status lahan sejak awal dinilai dapat menghindarkan proyek dari persoalan yang berpotensi muncul ketika pembangunan sudah berlangsung.
Sebelumnya, lokasi pembangunan arena direncanakan berada di sekitar Taman Anggrek. Namun, rencana tersebut kemudian berubah dan diarahkan ke kawasan yang lahannya merupakan aset pemerintah daerah.
“Informasinya kemarin memang ditempatkan di dekat Taman Anggrek. Tapi daripada nanti ada persoalan status tanah dan bergejolak di kemudian hari, lebih bagus yang betul-betul sudah lahan milik pemkot,” ujarnya.
Selain persoalan status lahan, lokasi baru juga memiliki pertimbangan lain. Kawasan tersebut berada bersebelahan dengan arena grasstrack sehingga pembangunan arena road race dapat memperkuat fungsi kawasan sebagai lokasi kegiatan olahraga otomotif.
"Kami lihat kondisi ini menjadi keuntungan tersendiri. Ketika arena road race selesai dibangun, kawasan ini berpotensi menjadi ruang yang lebih terarah bagi berbagai aktivitas otomotif, khususnya olahraga balap motor," terangnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT