Penipuan Catut Nama Kapolres Tarakan Sasar Pelaku Usaha

Zakaria RT • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 18:18 WIB
Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Adanya modus penipuan dengan mencatut nama Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. mulai menyasar sejumlah pelaku usaha di Kota Tarakan. Pelaku memanfaatkan momentum pergantian pimpinan kepolisian dengan menghubungi calon korban dan meminta uang maupun bentuk imbalan tertentu.

Bonifasius mengatakan, aksi tersebut diduga merupakan kejahatan terorganisir. Ia menduga pelaku sengaja memanfaatkan kondisi dirinya yang baru sekitar satu bulan menjabat sebagai Kapolres Tarakan untuk meyakinkan calon korban.

“Ini merupakan kejahatan yang sudah terorganisir. Ini bukan cuma terjadi di kepolisian saja, terjadi juga pada instansi-instansi lain. Biasanya terjadi pada saat pergantian pimpinan,” ujarnya, Selasa (8/9).

Menurutnya, modus serupa juga pernah ditemuinya saat bertugas di Nunukan. Sejumlah relasi dan rekan yang mengetahui modus tersebut kemudian melakukan konfirmasi sebelum memenuhi permintaan pelaku.

Di Tarakan, beberapa pengusaha yang menerima komunikasi mencurigakan juga memilih memastikan kebenaran informasi dengan menghubungi ajudan maupun pejabat di lingkungan Polres Tarakan.

“Kami nyatakan bahwasanya itu merupakan penipuan mengatasnamakan Kapolres Tarakan untuk meminta imbalan berupa uang ataupun sesuatu yang tentunya akan merugikan masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Hingga saat ini, kepolisian memastikan belum ada korban di Kota Tarakan yang diketahui mentransfer uang kepada pelaku. Bonifasius berharap kondisi tersebut tidak terjadi dan masyarakat semakin waspada terhadap modus serupa. Ia menegaskan, dirinya tidak pernah meminta uang atau imbalan kepada masyarakat maupun pengusaha melalui komunikasi pribadi.

“Kalau nanti ada yang masih berupaya menggunakan nama Kapolres untuk meminta uang, meminta imbalan, itu tidak benar. Tidak benar dan itu tidak akan pernah dilakukan oleh kapolres,” tegasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
kriminal kapolres tarakan penipuan