TARAKAN - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kelurahan Sebengkok terus mendorong pembinaan generasi Qur’ani hingga mampu bersaing di tingkat nasional. Tahun ini, tiga kafilah asal Sebengkok berhasil lolos dan akan menjadi bagian dari kafilah Kalimantan Utara (Kaltara) pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional di Jakarta.
Asisten I Pemerintah Kota Tarakan, Ilyas mewakili Wali Kota Tarakan mengapresiasi dukungan LPTQ Sebengkok terhadap para peserta yang akan berlaga, di mana membawa nama Kaltara di tingkat nasional.
“Kita berharap mudah-mudahan ini menjadi sebuah dorongan untuk lebih fokus dan bekerja lebih keras lagi, latihan lebih keras lagi, sehingga mudah-mudahan dapat meraih juara terbaik di tingkat nasional,” ujarnya, Selasa (8/9).
Ilyas menyebutkan, dari sejumlah peserta asal Tarakan yang mengikuti proses seleksi, terdapat tiga kafilah asal Tarakan yang berhasil lolos dan akan memperkuat kafilah Kaltara pada MTQ Nasional. Pemkot Tarakan, lanjutnya, juga telah memberikan dukungan berupa uang pembinaan kepada para juara dan pelatih yang berprestasi pada tingkat kota.
"Kami menilai dukungan dari berbagai pihak penting untuk menjaga semangat para generasi Qur’ani agar terus meningkatkan kemampuan sekaligus membawa nama baik daerah dalam berbagai kompetisi," katanya.
“Ini tentu suatu upaya yang baik dan mudah-mudahan ke depannya ini menjadi contoh dan kita akan berusaha untuk memaksimalkan upaya-upaya seperti ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Sebengkok, Tamrin,mengatakan, keberhasilan tiga kafilah tersebut menjadi kebanggaan bagi pihaknya. Menurut dia, capaian itu menunjukkan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota hingga provinsi mulai membuahkan hasil.
“Ini merupakan satu kebanggaan bagi kami. Salah satu visi kami adalah menciptakan kafilah dengan standar nasional. Alhamdulillah, tahun ini sudah tercapai,” ujar Tamrin.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencapaian dalam perlombaan. Lebih jauh, prestasi para kafilah diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan serius meningkatkan kemampuan dalam bidang tilawah maupun cabang lainnya.
Tamrin menyebutkan, LPTQ Sebengkok sebelumnya juga memiliki catatan prestasi di tingkat kelurahan. Sebengkok bahkan berhasil meraih predikat juara umum sebanyak empat kali secara berturut-turut.
Namun, capaian tersebut kini tidak lagi menjadi satu-satunya target pembinaan. LPTQ Sebengkok mulai mengarahkan target yang lebih tinggi dengan mendorong kafilah agar mampu berprestasi di tingkat nasional.
“Motivasi kami sekarang bukan lagi sekadar menjadi juara umum, tetapi bagaimana bisa menjadi juara di ajang nasional,” katanya.
Tamrin mengungkapkan, secara keseluruhan terdapat sekitar 19 peserta yang lolos untuk mengikuti ajang tingkat nasional. Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya berasal dari Sebengkok.
Meski demikian, keberangkatan menuju kompetisi tingkat nasional membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala yang masih dihadapi dalam mempersiapkan dank memberangkatkan peserta.
“Kami akan melakukan evaluasi ke depannya. Kalau pemerintah belum bisa menyediakan dana untuk tingkat nasional, kami akan mencari alternatif agar LPTQ bisa lebih mandiri,” jelas Tamrin.
Rombongan LPTQ Kaltara sendiri direncanakan berangkat pada 10 September. Sementara jadwal perlombaan akan menyesuaikan pengaturan dari pihak provinsi. Tamrin optimistis para kafilah asal Sebengkok memiliki peluang untuk meraih hasil terbaik. Penilaian tersebut berdasarkan evaluasi terhadap penampilan peserta dalam sejumlah kompetisi sebelumnya, mulai dari tingkat kecamatan, kota hingga provinsi.
“Kami melihat peluang di tingkat nasional sangat besar. Mudah-mudahan bisa membawa pulang medali dari tingkat nasional,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT