Harga Cabai Merah di Tarakan Naik, Bawang Merah Justru Turun

Zakaria RT • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 06:41 WIB
PANTAU : Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes bersama Tim TPID saat melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Ghuser Tarakan, Jumat (28/8). AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
PANTAU : Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes bersama Tim TPID saat melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok beberapaa waktu lalu. Perkembangan harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Tarakan mengalami perubahan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Pergerakan harga bahan pokok di sejumlah pasar pantauan Kota Tarakan kembali mengalami perubahan. Kenaikan terjadi pada beberapa komoditas bumbu dapur, sementara sejumlah bahan pangan lainnya justru mengalami penurunan harga.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Tarakan, Jumanto mengatakan, berdasarkan pemantauan harga pada Senin (31/8) hingga Selasa (1/9), terdapat sejumlah komoditas yang mengalami perubahan harga.

Kenaikan paling terlihat pada cabai merah besar. Komoditas tersebut kini berada di harga Rp 70 ribu per kilogram, naik Rp 5 ribu dari sebelumnya Rp 65 ribu per kilogram. Perubahan harga juga terjadi pada cabai hijau besar. Harga komoditas tersebut meningkat dari Rp 40 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram atau mengalami kenaikan sekitar 12,5 persen.

Selain kelompok cabai, bawang putih juga mengalami kenaikan meski relatif tipis. Harga komoditas tersebut bergerak dari Rp 35 ribu menjadi Rp 36 ribu per kilogram.

Namun, tidak seluruh komoditas mengalami kenaikan. Beberapa bahan pangan justru mengalami penurunan harga yang dapat memberikan sedikit ruang bagi konsumen. Cabai rawit hijau menjadi salah satu komoditas dengan penurunan cukup besar. Harganya turun Rp 10 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 90 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada cabai tiung kapal yang sebelumnya berada di angka Rp 75 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Sementara cabai tiung kampung masih bertahan di harga Rp 80 ribu per kilogram.

Untuk komoditas bawang merah, harga juga mengalami penurunan. Harga di tingkat pengecer turun dari Rp 40 ribu menjadi Rp 38 ribu per kilogram. Penurunan turut terjadi pada komoditas sayuran. Sawi putih yang sebelumnya dijual Rp 25 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp 22 ribu per kilogram.

Jumanto mengatakan, pemantauan harga bahan pokok terus dilakukan untuk melihat perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan di pasaran. “Pemerintah Kota Tarakan terus melakukan pemantauan berkala guna memastikan keterjangkauan harga barang kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas pasokan bahan pangan bagi masyarakat setempat,” ungkapnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan pasar tradisioanal harga kebutuhan pokok pangan