Sidak ke Pasar Gusher, Harga Pangan di Tarakan Diklaim Stabil

Zakaria RT • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB
PANTAU : Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes bersama Tim TPID saat melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Ghuser Tarakan, Jumat (28/8). AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
PANTAU : Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes bersama Tim TPID saat melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Ghuser Tarakan, Jumat (28/8). AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Gusher Tarakan terpantau relatif stabil. Namun, di balik kondisi harga yang masih terkendali, pedagang mengeluhkan penurunan jumlah pembeli dan omzet penjualan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa daya beli masyarakat masih belum sepenuhnya pulih.

Hal itu terungkap saat Pemerintah Kota Tarakan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tarakan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gusher, Jumat (28/8) pagi. Pemantauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran.

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes mengatakan, dari hasil pemantauan terhadap sejumlah komoditas, belum ditemukan kenaikan harga yang signifikan. Beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan dibandingkan harga sebelumnya.

“Pelaksanaan kegiatan sidak ini untuk memantau perkembangan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok, antara lain beras, minyak goreng, cabai, ayam, telur, daging dan sayuran,” kata, Jumat (28/8).

Untuk komoditas cabai, misalnya, harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp 80 ribu per kilogram. Sementara cabai yang berasal dari Sulawesi berada di kisaran Rp 70 ribu per kilogram. Harga sayuran juga masih relatif terkendali. Khairul mencontohkan harga bayam yang sebelumnya sempat diinformasikan mengalami kenaikan hingga Rp 8 ribu sampai Rp 9 ribu per ikat. Namun, berdasarkan pemantauan di lapangan, harga bayam saat ini sekitar Rp 8 ribu untuk ikatan besar dan Rp 5 ribu untuk ikatan kecil.

"Sementara harga ayam bersih berada di kisaran Rp 43 ribu per kilogram. Untuk ayam yang masih dalam kondisi kotor, harganya berkisar Rp 38 ribu hingga Rp 39 ribu per kilogram. Secara umum harga daging, ayam, cabai, beras, telur dan minyak masih dalam kondisi relatif stabil,” terangnya.

Dari sisi pasokan, pihaknya juga memastikan stok kebutuhan pangan di Pasar Ghuser masih aman. Tidak ditemukan indikasi kelangkaan maupun keterbatasan pasokan yang dapat mengganggu kebutuhan masyarakat.

"Semuanya cukup stabil baik harga maupun ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Saya minta kepada dinas perdagangan dan Bulog untuk terus memantau secara berkala. Mudah-mudahan kesetabilan ini terus terjaga," harapnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan sidak pasar pangan