TARAKAN - Kondisi kualitas udara di Kota Tarakan secara umum masih berada pada kategori Sedang. Namun, kondisi berbeda terpantau di kawasan Pantai Amal. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, kualitas udara di kawasan tersebut masuk kategori Tidak Sehat karena konsentrasi partikulat halus atau Particulate Matter 2.5 (PM2.5) masih tercatat melebihi baku mutu yang menjadi acuan dalam penilaian Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).
Kondisi tersebut diketahui setelah DLH Tarakan melakukan pengambilan sampel udara ambien secara khusus di kawasan Pantai Amal. Langkah itu dilakukan karena pemantauan menggunakan satu alat Stasiun Pengukuran Kualitas Udara Ambien (SPKUA) yang berada di kawasan pusat kota belum dapat menggambarkan kondisi kualitas udara di seluruh wilayah Tarakan.
Saat dikonfirmasi, Kepala DLH Kota Tarakan, Andry Rawung mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan SPKUA yang berada di belakang Kantor DLH Tarakan, kualitas udara Kota Tarakan masih berada dalam kategori Sedang. “Untuk kualitas udara Kota Tarakan berdasarkan data SPKUA yang berada di belakang kantor DLH masih dalam kategori Sedang,” ujarnya, (27/8).
"Saat ini di amal masih berasap, apalagi semalam itu masih ada karhutla, jadi membuat kualitas udara masih belum normal. pemantau memiliki radius jangkauan pemantauan sekitar 2,5 kilometer. Artinya, data yang dihasilkan lebih merepresentasikan kondisi udara di sekitar lokasi alat, sebenarnya diperlukan pengukuran tambahan apabila ingin mengetahui kondisi kualitas udara di kawasan yang berada lebih jauh dari titik pemantauan," sambungnya.
Sehingga kata dia, DLH Tarakan melakukan pengambilan sampel udara ambien di sejumlah wilayah yang dinilai perlu mendapatkan pemantauan lebih lanjut. Salah satunya kawasan Pantai Amal yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam pemantauan kualitas lingkungan.
“Jangkauan alat yang ada di belakang kantor DLH sekitar 2,5 kilometer. Jadi memang tidak bisa kemudian data tersebut langsung dianggap mewakili seluruh wilayah Kota Tarakan,” jelasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT