Selumit Pantai Tarakan Dipantau Ketat, Dugaan Transaksi Sabu Berhasil Digagalkan

Eliazar Simon • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB
DIGAGALKAN : Pihak kepolisian berhasil mengagalkan aksi transaksi narkotika di Selumit Pantai saat melakukan patroliSATRESNARKOBA POLRES TARAKAN 
DIGAGALKAN : Pihak kepolisian berhasil mengagalkan aksi transaksi narkotika di Selumit Pantai saat melakukan patroli. SATRESNARKOBA POLRES TARAKAN 

TARAKAN – Aktivitas yang diduga mengarah pada transaksi sabu kembali terendus di kawasan Selumit Timbunan, Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah. Seorang pria yang diduga hendak membeli sabu ditemukan personel Satresnarkoba Polres Tarakan saat melakukan patroli. Transaksi tersebut belum sempat terjadi. Petugas lebih dulu mendatangi lokasi dan memeriksa orang yang diduga sebagai calon pembeli.

Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. melalui Kasat Resnarkoba Polres Tarakan IPTU Hendra Tri Susilo, S.H., M.H., mengatakan, temuan itu berawal dari patroli yang dilakukan anggota di kawasan yang dinilai rawan peredaran narkotika.

“Saat anggota patroli di Selumit Timbunan, ditemukan seseorang yang diduga hendak membeli sabu. Transaksi belum sempat terjadi,” kata Hendra.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap calon pembeli. Namun, hasil pemeriksaan tidak menemukan sabu maupun barang bukti narkotika lainnya.

Polisi kemudian tidak langsung meninggalkan lokasi. Titik yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi turut diperiksa kembali untuk memastikan tidak terdapat narkotika yang disembunyikan.

“Calon pembeli kemudian kami periksa dan geledah, tetapi tidak ditemukan barang bukti sabu. Informasi yang kami dapat tetap kami dalami dan lokasinya juga kami bongkar kembali untuk memastikan tidak ada barang yang disembunyikan di tempat tersebut,” ujarnya.

Hendra mengatakan, kawasan Selumit Pantai dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah yang terus dipantau karena masih ditemukan indikasi aktivitas peredaran narkotika.

Untuk mempersempit ruang gerak pelaku, Satresnarkoba Polres Tarakan meningkatkan patroli dengan menyasar titik-titik yang dinilai rawan. Dalam sepekan terakhir, patroli bahkan dilakukan hampir setiap hari bersama Ditresnarkoba Polda Kaltara.

“Kami tetap melakukan patroli hampir setiap hari, sudah dilakukan selama sepekan ini bersama Ditresnarkoba Polda Kaltara. Lokasi-lokasi yang dianggap rawan terus kami pantau, termasuk yang ada di wilayah Selumit Pantai,” jelas Hendra.

Menurutnya, pola patroli tersebut merupakan langkah preventif sekaligus bagian dari upaya mendalami informasi mengenai jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Polisi tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi aktif turun ke lapangan untuk memantau langsung situasi di lokasi yang telah dipetakan sebagai kawasan rawan. “Jadi bukan hanya menunggu ada laporan, tetapi anggota memang rutin turun ke lapangan,” tegasnya.

Hendra menegaskan, upaya pemberantasan narkotika akan terus dilakukan. Masyarakat juga diminta tidak mencoba membeli ataupun menggunakan sabu karena aktivitas tersebut hanya akan memperpanjang rantai peredaran narkotika.

Ia mengimbau warga yang mengetahui adanya dugaan transaksi narkotika agar segera melaporkannya kepada kepolisian sehingga informasi tersebut dapat ditindaklanjuti.

“Jangan sampai masyarakat ikut terlibat, baik sebagai pengguna maupun pembeli. Kalau mengetahui ada transaksi narkotika di sekitar tempat tinggal, segera informasikan kepada kepolisian supaya bisa kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan narkoba sabu