TARAKAN - Penataan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan harus benar-benar memperkuat kinerja pemerintahan. Perubahan struktur maupun jabatan dinilai tidak akan banyak berarti apabila tidak diikuti dengan penempatan aparatur sipil negara (ASN) yang mampu menjalankan tugas sesuai kebutuhan masing-masing organisasi.
Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is mengatakan, persoalan utama bukan mengenai siapa yang sebelumnya tergabung dalam satu tim atau memiliki latar belakang yang sama. Menurutnya, selama seseorang mampu bekerja dengan baik dan memenuhi kebutuhan jabatan, hal tersebut tidak menjadi persoalan.
“Misalnya tim saya, tapi memang top markotop. Kualitas itu akan menentukan kritik apa pun yang muncul. Kalau dia memang orang yang tepat, di tempat yang tepat, the right man on the right place, itu yang akan membuat semua target-target itu Insya Allah akan achievable,” katanya, Rabu (19/8).
Ibnu menyebut setiap OPD memiliki karakter pekerjaan berbeda sehingga tidak semua jabatan dapat diisi dengan pendekatan yang sama. Penempatan aparatur harus melihat kemampuan, pengalaman, serta kebutuhan pekerjaan yang akan dijalankan.
Ia menilai, ketidaktepatan penempatan dapat membuat pelaksanaan pekerjaan tidak maksimal. Aparatur perlu kembali mempelajari tugas dan persoalan yang ada, sehingga proses pengambilan keputusan maupun penyelesaian masalah bisa menjadi lebih panjang.
Sementara itu, apabila seseorang ditempatkan pada bidang yang memang dipahaminya, pekerjaan dapat berjalan lebih cepat. Pemahaman terhadap persoalan juga menjadi modal penting untuk menentukan langkah yang tepat dalam menjalankan program pemerintah.
Karena itu, Ibnu berharap penataan OPD tidak hanya menghasilkan perubahan pada struktur organisasi. Evaluasi juga perlu dilakukan terhadap pelaksanaan tugas masing-masing aparatur sehingga keberadaan setiap jabatan benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan orang-orang yang mampu bekerja secara maksimal pada bidang yang menjadi tanggung jawabnya. Dengan demikian, target pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat dicapai secara lebih efektif. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT