Layanan Rescue PMK Tarakan Capai 3.000 Operasi

Zakaria RT • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:23 WIB
Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Sofyan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Sofyan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Di balik menurunnya kejadian kebakaran bangunan, PMK Tarakan justru menghadapi beban kerja lain yang terus meningkat. Permintaan masyarakat terhadap layanan operasi penyelamatan atau rescue menunjukkan angka yang cukup tinggi.

Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan mengatakan, layanan tersebut tidak hanya diberikan ketika terjadi bencana besar. Petugas juga kerap dikerahkan untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat yang tidak dapat ditangani sendiri, termasuk ketika berhadapan dengan satwa liar maupun persoalan teknis di rumah.

“Hingga saat ini, operasi darurat nonkebakaran yang ditangani PMK Tarakan telah mendekati 3.000 layanan. Jumlah tersebut bahkan jauh melampaui target awal yang ditetapkan sekitar 1.000 operasi dalam satu tahun,” jelasnya.

Menurut Sofyan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa peran petugas PMK semakin luas. Petugas tidak hanya menjadi garda terdepan ketika terjadi kebakaran, tetapi juga menjadi salah satu unsur yang diandalkan masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan keterampilan dan peralatan khusus.

“Mulai dari evakuasi ular, buaya, melepas cincin sampai kondisi darurat lainnya. Kondisi ini membuat beban kerja kami harus dibagi antara penanganan kebakaran dan pelayanan penyelamatan,” ungkapnya.

Di satu sisi, petugas tetap harus menjaga kesiapsiagaan menghadapi kebakaran bangunan maupun lahan. Di sisi lain, laporan rescue yang masuk juga harus segera direspons karena berkaitan dengan keselamatan warga maupun kondisi lingkungan.

Sofyan menegaskan, setiap laporan yang masuk tetap menjadi perhatian petugas. Terlebih, sejumlah kejadian non-kebakaran dapat berkembang menjadi persoalan yang membahayakan apabila tidak segera ditangani.

Meski jumlah kebakaran bangunan hingga kini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, PMK Tarakan berharap tren tersebut dapat terus dipertahankan. Upaya pencegahan dan kewaspadaan masyarakat dinilai tetap menjadi bagian penting untuk menekan potensi kebakaran.

“Kami meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman dan kawasan yang berdekatan dengan lahan terbuka,” pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
layanan rescue non kebakaran tarakan pmk