SNT 11 Tarakan Petakan Bakat Siswa Sejak Awal

Zakaria RT • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:53 WIB
Kepala SNT 11 Tarakan Friny Napasti. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Kepala SNT 11 Tarakan Friny Napasti. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 11 Tarakan mulai menerapkan pola pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada nilai akademik. Sejak proses seleksi, peserta didik dipetakan berdasarkan kemampuan, bakat, minat dan prestasi untuk menentukan pola pengembangan selama menjalani pendidikan.

Kepala SNT 11 Tarakan, Friny Napasti mengatakan, seleksi diawali dengan pemeriksaan administrasi. Salah satu persyaratannya yakni calon siswa memiliki rata-rata nilai rapor minimal 80 selama lima semester. Prestasi dan bakat yang pernah diraih juga menjadi pertimbangan.

“Seleksi yang dilakukan adalah yang pertama seleksi administrasi. Karena itu ada nilai rapor yang minimal rata-ratanya lima semester itu 80. Kemudian bakat prestasi apa yang sudah pernah dicapai,” terangnya, Selasa (11/8).

Tahapan berikutnya adalah tes skolastik, bakat dan minat. Menurut Friny, tes tersebut menjadi bagian penting untuk menemukan peserta didik yang memiliki potensi unggul, termasuk kemampuan yang tidak selalu terlihat dari nilai akademik.

“Nah, yang kedua ini kan ada tes skolastik, bakat dan minat. Nah, itu yang mungkin benar-benar bisa mendapatkan anak-anak yang unggul tadi,” lanjutnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
sekolah nasional terintegrasi snt tarakan