TARAKAN – Sejumlah remaja di Kota Tarakan harus berhadapan dengan petugas kepolisian setelah kedapatan melakukan aksi balap liar di kawasan belakang Islamic Center, Jumat (24/7). Ironisnya, sebagian dari mereka diketahui berpamitan kepada orang tua dengan alasan hendak menunaikan Salat Jumat.
Informasi yang diterima Satlantas Polres Tarakan dari masyarakat menyebutkan adanya aktivitas balap liar yang meresahkan pengguna jalan. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel langsung menuju lokasi dan mendapati sejumlah remaja tengah memacu sepeda motor di ruas jalan belakang Islamic Center.
Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan fakta bahwa beberapa remaja sebelumnya telah meminta izin kepada orang tua untuk melaksanakan Salat Jumat. Namun, izin tersebut justru disalahgunakan untuk berkumpul dan melakukan balap liar.
Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan, tindakan tersebut tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga mencederai kepercayaan orang tua serta membahayakan keselamatan banyak orang.
"Balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga merupakan tindakan yang mengancam keselamatan pelaku maupun masyarakat. Kami akan menindak tegas setiap pelaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.
Menurut Ardi, aksi balap liar kerap dilakukan di lokasi yang dianggap sepi kendaraan. Padahal, risiko kecelakaan tetap tinggi karena kendaraan dipacu dengan kecepatan tinggi tanpa perlengkapan keselamatan maupun pengamanan lintasan.
Para remaja yang diamankan selanjutnya diberikan pembinaan dan edukasi mengenai bahaya balap liar. Polisi juga mengingatkan bahwa tindakan tersebut dapat berujung pada sanksi hukum apabila kembali dilakukan.
Satlantas Polres Tarakan mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya, termasuk memastikan tujuan mereka saat keluar rumah. Kepolisian berharap pengawasan keluarga menjadi benteng utama agar remaja tidak mudah terjerumus dalam kegiatan yang membahayakan.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi balap liar di wilayah Kota Tarakan. Polisi memastikan patroli akan terus ditingkatkan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT