Respon Kasus Kriminal, Ormas dan Polisi Patroli Bersama di Gunung Selatan Tarakan

Zakaria RT • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 09:46 WIB
PATROLI BERSAMA: Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) bersama personel Polres Tarakan menggelar patroli dan aksi sosial di kawasan Gunung Selatan, Kamis (23/7) malam. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
PATROLI BERSAMA: Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) bersama personel Polres Tarakan menggelar patroli dan aksi sosial di kawasan Gunung Selatan, Kamis (23/7) malam. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Aksi sosial dan patroli bersama yang melibatkan belasan organisasi kemasyarakatan (ormas) bersama personel Polres Tarakan digelar di kawasan Gunung Selatan, Kamis (23/7) malam. Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan masyarakat setelah terjadinya dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) disertai penikaman terhadap seorang mahasiswa di kawasan tersebut sehari sebelumnya.

Ketua Laskar Borneo Bersatu (LBB) Tarakan, Ricky Febriansyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Ini bentuk kepedulian kami bersama kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri dan semua pihak hadir menjaga keamanan bersama," ujarnya.

Menurutnya, selain peningkatan patroli, pemerintah juga perlu memperhatikan fasilitas penerangan jalan di sejumlah titik di kawasan Gunung Selatan yang masih minim pencahayaan dan dinilai rawan menjadi lokasi tindak kriminal.

"Sepanjang jalan ini jangan hanya ada satu titik yang terang. Kalau bisa beberapa sudut yang masih gelap dan rawan terjadinya tindak kejahatan diberikan penerangan. Kami juga terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri agar masyarakat tetap merasa aman," katanya.

Ricky juga mengimbau masyarakat agar tidak panik pasca kejadian tersebut, namun tetap meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan Gunung Selatan. "Silakan tetap menggunakan jalan ini, jangan panik, tetapi tetap waspada dan terus berkoordinasi dengan semua pihak apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan," ujarnya, Kamis (23/7).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai ormas, di antaranya Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT), Tameng Adat Borneo, Pusaka, Laskar Borneo Bersatu, Aliansi Serumpun, Yayasan Lembaga Budaya Dayak Tidung Bersatu, Gepak, Jubah Hitam, Pasukan Merah Nusantara, Perpedayak, serta unsur masyarakat lainnya.

"Kami para ketua ormas bersama pihak kepolisian bersinergi untuk membantu masyarakat dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif," tambahnya.

Sementara itu, Sekertaris DPC LPADKT Kota Tarakan, Carles mengatakan kegiatan tersebut merupakan aksi spontan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan Gunung Selatan.

"Ini aksi spontan sebagai bentuk kepedulian sosial kami agar masyarakat, khususnya pengguna jalan, merasa lebih nyaman. Banyak pekerja, pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat yang menuju wilayah Juata melintas di jalur ini," ungkapnya.

Carles mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan memanfaatkan layanan Call Center 110 milik kepolisian apabila membutuhkan bantuan. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Manfaatkan layanan Call Center 110 milik kepolisian apabila membutuhkan bantuan. Kemudian, jika memungkinkan, saat melintasi kawasan Gunung Selatan sebaiknya tidak sendirian, terutama pada malam hari," ujarnya.

Ia menegaskan organisasi kemasyarakatan siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. "Kami bersama teman-teman ormas siap membantu dan bersinergi dengan pihak kepolisian demi memberikan rasa aman kepada masyarakat," tutupnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
polisi tarakan patroli ormas