Niat Menolong Berujung Petaka, Mahasiswa Jadi Korban Begal dan Ditusuk di Gunung Selatan Tarakan

Eliazar Simon • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 13:59 WIB
DIRAWAT : Korban begal yang terjadi di Jalan Gunung Selatan, Kelurahan Kampung Satu Skip dirawat setelah mendapatkan luka tusuk. POLRES TARAKAN 
DIRAWAT : Korban begal yang terjadi di Jalan Gunung Selatan, Kelurahan Kampung Satu Skip dirawat setelah mendapatkan luka tusuk. POLRES TARAKAN 

TARAKAN – Niat baik seorang mahasiswa di Kota Tarakan untuk membantu pengendara yang diduga mengalami mogok berakhir tragis. Korban berinisial MS (20) menjadi korban dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) disertai penusukan di Jalan Gunung Selatan, Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, Rabu (22/7) sekitar pukul 23.20 Wita. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Tarakan setelah menerima laporan.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasi Humas IPTU Rusli menjelaskan, laporan dibuat oleh ibu korban berinisial M setelah mengetahui anaknya pulang ke rumah dalam kondisi terluka.

Menurut hasil penyelidikan awal, korban sedang dalam perjalanan pulang ketika melihat seorang laki-laki dan perempuan yang diduga mengalami mogok sepeda motor di kawasan Gunung Selatan. Karena merasa iba, korban turun dan membantu mendorong kendaraan tersebut.

Namun di tengah situasi itu, korban didatangi orang yang tidak dikenal yang diduga langsung melakukan aksi pencurian dengan kekerasan. "Pelaku diduga mengambil satu unit telepon genggam iPhone 13 warna putih dan dompet korban yang berisi uang tunai sebesar Rp 3.740.000," ujar IPTU Rusli.

Tidak hanya merampas barang berharga, pelaku juga diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam. Korban mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kiri serta mendapat pukulan di bagian kepala sebelum pelaku melarikan diri.

Meski dalam kondisi terluka, korban berhasil pulang ke rumah untuk meminta pertolongan. Keluarga kemudian segera membawa korban mendapatkan penanganan medis sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tarakan. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 9.740.000 yang terdiri dari satu unit iPhone 13 warna putih dan uang tunai di dalam dompet.

IPTU Rusli mengatakan, saat ini pelaku masih dalam penyelidikan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan alat bukti, meminta keterangan para saksi, serta memburu pelaku. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Seluruh alat bukti dan keterangan saksi terus kami kumpulkan," katanya.

Polres Tarakan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari, khususnya di lokasi yang minim penerangan. Warga yang memiliki informasi terkait pelaku diminta segera melapor kepada pihak kepolisian untuk membantu proses pengungkapan kasus. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan begal pembegalan mahasiswa penusukan