TARAKAN – Minat investor untuk menanamkan modal di Kota Tarakan terus meningkat. Kali ini, jaringan ritel nasional Hypermart resmi mengajukan perizinan untuk membuka gerai di kawasan Gunung Lingkas. Rencana tersebut menjadi sinyal bahwa sektor perdagangan modern di Tarakan masih memiliki prospek yang menjanjikan.
Kepala DPMPTSP Kota Tarakan, H. Sugeng mengungkapkan, pengajuan izin dari Hypermart telah diterima dan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. "Hypermart yang akan masuk itu rencananya di Gunung Lingkas. Izinnya sudah masuk," kata Sugeng.
Menurutnya, masuknya Hypermart menambah daftar investor yang melihat Tarakan sebagai daerah dengan potensi pasar yang besar. Kehadiran pusat perbelanjaan modern tersebut diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi, memperluas pilihan belanja masyarakat, sekaligus menciptakan peluang kerja baru.
"Dengan adanya itu paling tidak perkembangannya bisa membantu. Kehadiran usaha baru tentu akan menambah aktivitas perdagangan di Tarakan," ujarnya.
Sugeng menjelaskan, daya tarik Tarakan bagi investor tidak terlepas dari posisinya sebagai pusat perdagangan di Kalimantan Utara. Masyarakat dari Bulungan, Malinau, Tana Tidung, hingga Nunukan masih bergantung pada Tarakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan karena jenis barang dan jasa di kota ini lebih lengkap.
"Kalau Kota Tarakan ini kan kota pusat perdagangan. Yang belum ada di Bulungan, Malinau, Tana Tidung maupun Nunukan biasanya ada di Tarakan. Masyarakat dari kabupaten-kabupaten itu datang ke sini untuk berbelanja karena di sini lebih lengkap," katanya.
Selain memiliki pasar yang besar karena jumlah penduduk terbanyak di Kalimantan Utara, Tarakan juga didukung infrastruktur yang dinilai memadai, mulai dari bandara, pelabuhan, hotel, pertokoan hingga kawasan kuliner. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan penting bagi investor sebelum menanamkan modal.
"Kalau untuk berinvestasi, sarana prasarananya sudah cukup. Ada bandara, pelabuhan, hotel-hotel, pertokoan, kemudian jenis kafe dan fasilitas lainnya sudah memenuhi. Sehingga pelaku usaha dari luar sangat tertarik untuk menanamkan modal dan berinvestasi di Kota Tarakan," ujarnya.
Sugeng menambahkan, pemerintah tetap membuka peluang bagi investor yang ingin berinvestasi selama memenuhi ketentuan yang berlaku. Investasi baru diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Kota Tarakan. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT