TARAKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) melalui pelaksanaan kontrol rutin di seluruh blok hunian warga binaan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini guna memastikan kondisi lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kontrol yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) Trisno Witanta Tarigan bersama jajaran petugas, Kamis (16/7), dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan meliputi kondisi blok hunian, sarana pengamanan, hingga pengecekan jumlah warga binaan di setiap kamar.
Selain inspeksi fisik, petugas juga berdialog langsung dengan warga binaan untuk menyerap informasi terkait kondisi di dalam lapas sekaligus mengingatkan pentingnya menaati tata tertib.
Ka KPLP Lapas Tarakan, Trisno Witanta Tarigan mengatakan, kontrol rutin merupakan langkah strategis dalam mendeteksi sedini mungkin potensi gangguan keamanan sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah.
"Kontrol rutin merupakan komitmen kami dalam menerapkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kehadiran petugas di blok hunian menjadi langkah preventif untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.
Menurutnya, keberadaan petugas di tengah warga binaan juga memudahkan pengumpulan informasi yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan sistem pengamanan.
Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri menegaskan, penguatan sistem keamanan akan terus menjadi prioritas agar seluruh kegiatan pembinaan dapat berlangsung tanpa gangguan.
"Keamanan merupakan fondasi utama pembinaan. Karena itu, kontrol rutin blok hunian terus kami lakukan sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan Lapas Kelas IIA Tarakan tetap aman, tertib, dan kondusif, dengan mengedepankan profesionalisme serta pendekatan humanis," kata Jupri.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh blok hunian dalam kondisi aman dan tidak ditemukan indikasi gangguan keamanan maupun pelanggaran yang berpotensi mengganggu stabilitas lapas. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT