0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Korban Kecelakaan Maut di Sungai Maya Dipastikan Tak Pakai Helm dan Belum Miliki SIM

Eliazar Simon • Selasa, 14 Juli 2026 | 20:44 WIB
PENYELIDIKAN  : Penyelidikan Satlantas Polres Tarakan mengungkap fakta bahwa dua pengendara Yamaha Aerox yang tewas tidak menggunakan helm. SATLANTAS POLRES TARAKAN 
PENYELIDIKAN  : Penyelidikan Satlantas Polres Tarakan mengungkap fakta bahwa dua pengendara Yamaha Aerox yang tewas tidak menggunakan helm. SATLANTAS POLRES TARAKAN 

TARAKAN – Penyelidikan Satlantas Polres Tarakan mengungkap fakta bahwa dua pengendara Yamaha Aerox yang tewas dalam kecelakaan di Jalan Sungai Maya, Tarakan Utara, tidak mengenakan helm saat tabrakan terjadi. Selain itu, keduanya juga diketahui belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana menjelaskan, informasi tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Menurut Ardi, kedua korban sebenarnya berangkat dari rumah menggunakan helm. Namun sebelum balapan dimulai, helm tersebut dilepas sehingga saat kecelakaan berlangsung keduanya tidak menggunakan perlengkapan keselamatan.

"Memang dari rumah mereka menggunakan helm. Tetapi pada saat kejadian, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kedua pengendara tidak menggunakan helm," katanya.

Selain itu, pemeriksaan administrasi juga menunjukkan kedua korban belum memiliki SIM. Fakta tersebut menjadi salah satu aspek yang didalami penyidik bersama faktor kendaraan, kondisi jalan, serta perilaku pengendara sebelum tabrakan terjadi.

Hasil olah tempat kejadian perkara juga tidak menemukan bekas pengereman di lokasi. Benturan terjadi secara frontal dari arah berlawanan hingga kedua sepeda motor terpental ke luar badan jalan.

"Tidak ada bekas rem di lokasi. Benturannya depan dengan depan, kemudian kendaraan terpental ke kanan dan kiri sampai keluar dari aspal," ujar Ardi.

Satlantas Polres Tarakan juga masih berkoordinasi dengan Jasa Raharja terkait kemungkinan pemberian santunan kepada keluarga korban. Penentuan hak santunan akan dilakukan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai sesuai ketentuan yang berlaku.

Polisi memastikan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan maut tersebut, termasuk dugaan adanya aktivitas balap liar yang berlangsung sebelum insiden terjadi. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan lakalantas kecelakaan maut