TARAKAN – Penyelidikan kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor Yamaha Aerox di Jalan Sungai Maya, Tarakan Utara, mulai mengungkap sejumlah fakta baru. Satlantas Polres Tarakan menemukan salah satu kendaraan yang terlibat diduga digunakan tanpa seizin pemiliknya. Polisi juga masih mendalami dugaan balap liar yang diduga menjadi pemicu tabrakan yang menewaskan dua pengendara tersebut.
Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana mengatakan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk dua pemilik kendaraan yang berada di lokasi saat kejadian. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kronologi lengkap sebelum kedua korban mengendarai motor yang akhirnya mengalami kecelakaan.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan kedua korban datang ke lokasi menggunakan kendaraan masing-masing. Namun sesampainya di lokasi, mereka justru menggunakan dua unit Yamaha Aerox milik rekannya.
"Yang kami dapat sementara, salah satu kendaraan digunakan tanpa izin pemilik. Untuk bagaimana prosesnya masih kami dalami karena kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," ujar Ardi.
Selain menelusuri penggunaan kendaraan, polisi juga mendalami aktivitas yang berlangsung di lokasi sebelum kecelakaan. Berdasarkan keterangan saksi, Jalan Sungai Maya kerap dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda untuk melakukan balapan.
Meski demikian, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui kedua korban baru pertama kali mengikuti balapan di lokasi tersebut. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dari pihak-pihak yang terlibat, termasuk pemilik kendaraan yang dipinjamkan maupun yang diduga digunakan tanpa izin.
Seluruh kendaraan yang terlibat masih diamankan sebagai barang bukti di Satlantas Polres Tarakan. Polisi juga masih melengkapi pemeriksaan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara sebelum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT