0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dalami Dugaan Balap Liar di Tarakan, Dua Pengendara Aerox Tewas di Jalan Sungai Maya 

Eliazar Simon • Senin, 13 Juli 2026 | 21:07 WIB
OLAH TKP : Personel Satlantas Tarakan melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan yang menyebabkan dua pengendara motor tewas. ISTIMEWA
OLAH TKP : Personel Satlantas Tarakan melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan yang menyebabkan dua pengendara motor tewas. ISTIMEWA

TARAKAN – Satlantas Polres Tarakan masih mendalami dugaan balap liar yang diduga menjadi penyebab kecelakaan maut di Jalan Sungai Maya RT 17, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Minggu (12/7) sekitar pukul 17.30 Wita. Peristiwa tersebut menewaskan dua pengendara sepeda motor Yamaha Aerox setelah terlibat tabrakan dari arah berlawanan.

Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana mengatakan, kecelakaan itu bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya tabrakan di kawasan belakang Polsek Tarakan Utara. Saat petugas tiba di lokasi, dua sepeda motor Yamaha Aerox ditemukan dalam kondisi rusak berat akibat benturan depan dengan depan.

Korban diketahui berinisial A.F. (16), pelajar yang mengendarai Yamaha Aerox bernomor polisi KU 3546 GS, serta N.S.S. (19), pengendara Yamaha Aerox KU 5062 GU. Keduanya merupakan warga Kelurahan Karang Harapan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, A.F. melaju dari arah Sungai Maya menuju RS Bhayangkara dengan kecepatan tinggi. Di saat bersamaan, N.S.S. datang dari arah berlawanan hingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Satu korban meninggal dunia di lokasi akibat luka berat di bagian kepala dan patah pada kedua kaki, sedangkan korban lainnya sempat menjalani perawatan di RS Bhayangkara sebelum akhirnya meninggal dunia sekitar dua jam kemudian.

Penyelidikan sementara mengarah pada dugaan balap liar. Dari keterangan saksi, kedua kendaraan sebelumnya melaju searah. Salah satu pengendara kemudian berputar balik dan kembali melaju hingga bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

"Informasi awal yang kami dapat, mereka balapan. Awalnya searah, kemudian salah satu sudah berputar untuk kembali lagi, lalu terjadi benturan depan dengan depan. Tempat kejadian itu memang dulu sering dipakai balapan," ujar Ardi.

Meski demikian, polisi belum menetapkan penyebab pasti kecelakaan. Penyidik masih memeriksa saksi, mengamankan barang bukti, serta mencocokkan hasil olah TKP dengan keterangan para saksi.

Polisi juga memastikan belum ditemukan adanya unsur taruhan dalam dugaan balap liar tersebut. Hingga kini dua orang saksi, termasuk pemilik kendaraan, telah dimintai keterangan.

Ardi menambahkan kedua sepeda motor bukan milik korban, melainkan dipinjam dari rekan mereka. Kendaraan tersebut juga telah dimodifikasi sehingga menjadi bagian dari penyelidikan.

"Kasus ini masih kami dalami untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian sebelum menyimpulkan penyebab kecelakaan," tegasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
tarakan balap liar kecelakaan