0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Penerbangan Kargo Tarakan–Hong Kong Tetap Jalan, Maskapai Tunggu Muatan Ekspor Kembali Normal

Eliazar Simon • Rabu, 1 Juli 2026 | 21:44 WIB
EKSPOR : Ekspor komoditas perikanan dari Tarakan untuk penerbangan kargo internasional rute Tarakan–Hong Kong dipastikan tetap beroperasi normal.
EKSPOR : Ekspor komoditas perikanan dari Tarakan untuk penerbangan kargo internasional rute Tarakan–Hong Kong dipastikan tetap beroperasi normal. ISTIMEWA

TARAKAN – Di tengah tersendatnya aktivitas ekspor komoditas perikanan dari Tarakan, layanan penerbangan kargo internasional rute Tarakan–Hong Kong dipastikan tetap beroperasi normal. Maskapai menyebut penghentian ekspor bukan disebabkan operasional pesawat, melainkan masih terkendala dokumen administrasi eksportir.

Perwakilan My Indo Airlines, Elsye menegaskan, pesawat kargo freighter tetap terbang sesuai jadwal dan tidak pernah menghentikan layanan penerbangan dari Tarakan menuju Hong Kong. “Bukan berhenti sementara. Pesawat tetap terbang. Kami berkomitmen melayani rute Tarakan ke Hong Kong dengan harapan ada perbaikan dari sisi muatan kargo,” ujarnya.

Menurut Elsye, pesawat freighter yang digunakan memiliki kapasitas angkut hingga 22 ton dan dapat mengangkut berbagai jenis barang, tidak hanya komoditas perikanan. “Sebenarnya tidak hanya ikan. Semua jenis kargo bisa diangkut selama sesuai aturan. Sayang kalau tidak dimanfaatkan maksimal,” katanya.

Ia menilai optimalisasi kapasitas muatan menjadi hal penting agar penerbangan kargo internasional tersebut dapat berjalan lebih efisien dan memberi dampak ekonomi bagi daerah.

Di sisi lain, Kepala BKHIT Kalimantan Utara, Ichi Langlang Buana Machmud menjelaskan, aktivitas ekspor saat ini masih menunggu pengajuan dan pemenuhan dokumen mutu dari pelaku usaha. “Ekspor sementara ini off sementara karena kami di border menunggu permohonan. Sampai hari Kamis kemarin belum ada permohonan yang masuk lagi,” ujarnya.

Menurutnya, secara teknis tidak ada persoalan dari sisi karantina maupun pelayanan Bea Cukai. Kendala utama justru berada pada pemenuhan dokumen mutu yang dipersyaratkan dalam proses ekspor. “Pernah dua kali berjalan, setelah itu tidak berjalan lagi karena ada pemenuhan dokumen lain terkait persyaratan mutu. Tapi dari sisi karantina tidak ada masalah, dari sisi Bea Cukai juga tidak ada masalah,” katanya.

Maskapai berharap adanya kepastian regulasi dan kemudahan administrasi ekspor agar arus pengiriman barang dari Tarakan kembali meningkat. Dengan optimalnya muatan kargo, rute internasional Tarakan–Hong Kong diharapkan dapat terus berkembang dan mendukung aktivitas perdagangan daerah. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #kaltara #perikanan #ekspor