0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bandara Juwata Pastikan 17 Rute Penerbangan Perintis Kaltara Tetap Berjalan

Eliazar Simon • Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB
Kepala Bidang Teknik dan Operasi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, Fahrudin Rahmat. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kepala Bidang Teknik dan Operasi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, Fahrudin Rahmat. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Bandara Juwata Tarakan memastikan layanan subsidi angkutan udara perintis di Kalimantan Utara tetap berjalan sepanjang tahun 2026 dengan total 17 rute penerbangan yang telah beroperasi sejak Januari lalu.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Teknik dan Operasi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, Fahrudin Rahmat, dalam forum fasilitasi bersama Aliansi Mahasiswa Perbatasan di Aula Paten Polres Tarakan, Senin (29/6).

Menurut Fahrudin, program subsidi penerbangan perintis menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah pusat untuk menjaga konektivitas masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi.

Ia menjelaskan pelaksanaan subsidi penerbangan perintis di wilayah Kalimantan Utara telah berlangsung cukup lama dan terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat serta dukungan anggaran pemerintah. “Untuk tahun ini ada 17 rute dan sudah berjalan sejak Januari. Kita upayakan sampai akhir tahun tetap terlaksana,” ujarnya.

Fahrudin menyebut koordinasi wilayah (Korwil) Tarakan dalam pelaksanaan subsidi angkutan udara perintis telah berjalan sejak 2015. Selama periode tersebut, jumlah rute penerbangan terus mengalami penyesuaian berdasarkan kebutuhan layanan di daerah perbatasan dan pedalaman.

Ia menambahkan program subsidi penerbangan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga akses pelayanan dasar di wilayah yang belum memiliki konektivitas transportasi memadai.

Terkait munculnya keluhan masyarakat mengenai harga tiket penerbangan perintis, Fahrudin mengatakan pihak bandara tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai koridor pelaksanaan kontrak dan ketentuan yang berlaku.

Namun, menurutnya penjelasan lebih rinci mengenai komponen tarif dan kebijakan harga menjadi kewenangan operator penerbangan. “Kami tetap melakukan pengawasan sesuai koridor dan aturan yang berlaku dalam pelaksanaan kontrak penerbangan,” katanya.

Pihak bandara juga menyatakan tetap terbuka menerima aspirasi masyarakat terkait pelayanan transportasi udara. Menanggapi kemungkinan aksi lanjutan dari mahasiswa, Fahrudin memastikan koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait tetap dilakukan.

“Insyaallah kalau memang itu dilakukan lagi, kami tetap terbuka menerima aspirasi masyarakat dan kami tindak lanjuti,” tutupnya.

Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Perbatasan Melawan menggelar aksi di depan gerbang Bandara Juwata Tarakan pada 23 Juni 2026 dengan membawa tujuh tuntutan terkait pelayanan penerbangan perintis, distribusi tiket subsidi, hingga transparansi tarif penerbangan di Kalimantan Utara. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #pesawat perintis #bandara juwata