TARAKAN – Transparansi menjadi salah satu aspek yang terus diperkuat dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Selain memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis), SDN Utama 2 Tarakan juga menyiapkan bilik pengaduan sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan maupun keberatan selama proses pendaftaran berlangsung.
Kepala SDN Utama 2 Tarakan, Maksum mengatakan, seluruh mekanisme pelayanan telah dipersiapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satunya dengan menyediakan bilik pengaduan yang dapat dimanfaatkan orang tua apabila membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan SPMB.
“Alhamdulillah, artinya apa yang disampaikan ORI juga sesuai dengan yang kita persiapkan. Karena apa yang kami lakukan ini juga sesuai dengan juknis yang ada. Seperti yang ditanyakan tadi soal pengaduan, kami memang sudah menyiapkan bilik pengaduan. Kalau ada masyarakat yang kurang paham bisa terlebih dahulu ke bagian informasi, tetapi kalau ada yang mungkin merasa tidak nyaman menyampaikan secara langsung, bisa memanfaatkan bilik pengaduan yang sudah kami sediakan,” ujarnya, Selasa (30/6).
Ia menjelaskan, keberadaan bilik pengaduan bukan hal baru. Fasilitas tersebut telah disiapkan setiap tahun sebagai bentuk komitmen sekolah memberikan pelayanan yang terbuka kepada masyarakat. Apabila terdapat laporan di luar kewenangan sekolah, pengaduan akan diteruskan kepada Dinas Pendidikan agar dapat ditangani sesuai aturan.
“Setiap tahun memang sudah kami siapkan. Tahun lalu sempat ada pengaduan, tetapi karena bukan kewenangan sekolah, kami arahkan ke Dinas Pendidikan. Untuk tahun ini kami juga terus mengingatkan seluruh panitia agar bekerja dengan baik, teliti, dan jangan sampai ada kejadian yang tidak kita inginkan terulang kembali,” tegasnya.
Hingga hari kedua pelaksanaan SPMB, jalur afirmasi di SDN Utama 2 baru menerima empat pendaftar, sedangkan jalur mutasi sebanyak enam pendaftar. Sementara itu, jalur domisili yang mulai dibuka Rabu (1/7) diperkirakan menjadi jalur dengan jumlah peminat terbanyak.
Maksum menuturkan, tahun ini wilayah domisili SDN Utama 2 juga bertambah. Selain melayani Kelurahan Pamusian, sekolah menerima calon peserta didik dari Kampung Satu Skip. Penambahan wilayah tersebut dilakukan untuk membantu mengakomodasi calon peserta didik yang belum tertampung di sekolah sekitar.
Secara keseluruhan, SDN Utama 2 menyediakan kuota 112 peserta didik yang dibagi ke dalam empat rombongan belajar. Jika kuota pada jalur afirmasi maupun mutasi tidak terpenuhi, sisa kursi akan dialihkan ke jalur domisili sesuai ketentuan yang berlaku. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT