0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

MBG Dinilai Memberikan Dampak Luas, Tani Meredeka Indonesia Kaltara Siap Kawal Keberlanjutan Program

Zakaria RT • Kamis, 25 Juni 2026 | 17:58 WIB
MENDUKUNG : TMI Kaltara membawa spanduk penolakan penghentian MBG. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
MENDUKUNG : TMI Kaltara membawa spanduk penolakan penghentian MBG. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya datang dari Tani Merdeka Indonesia yang menilai program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima langsung, tetapi juga memiliki dampak ekonomi dan sosial yang luas bagi masyarakat.

Ketua Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Utara, Jufri Budiman mengatakan, pelaksanaan Program MBG perlu dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada sejumlah persoalan yang muncul dalam proses pelaksanaannya. Menurutnya, evaluasi memang diperlukan, namun harus dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan manfaat yang telah dirasakan masyarakat.

“Kita tidak bisa langsung serta-merta melihat kondisi yang satu tidak baik lalu semua dianggap tidak baik. Belum tentu. Kita harus bertanya kepada para penerima manfaat kira-kira dampaknya apa,” kata Jufri Budiman, Kamis (25/6).

Ia menjelaskan, sebagai organisasi yang bergerak di sektor pertanian, Tani Merdeka Indonesia melihat Program MBG memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu terutama jika pelaksanaannya terus mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal dan melibatkan pelaku usaha setempat dalam rantai pasok program.

Menurutnya, keberadaan program tersebut dapat menciptakan keterhubungan yang berkelanjutan antara petani, pelaku usaha pangan, dan kebutuhan konsumsi masyarakat. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan siswa sebagai penerima makanan bergizi, tetapi juga kelompok masyarakat yang terlibat dalam proses penyediaan bahan pangan.

Jufri menegaskan dukungan yang disampaikan melalui aksi damai tersebut murni berasal dari masyarakat yang merasakan manfaat program dan tidak didorong kepentingan politik tertentu. Ia menyebut banyak orang tua dan keluarga penerima manfaat yang berharap program tersebut tetap dilanjutkan.

“Ini sebuah aksi yang benar-benar muncul dari hati para penerima manfaat. Karena ini sudah bagus. Orang tua sudah dapat manfaatnya dan semua sudah mendapatkan manfaatnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan Program MBG ke depan semakin diperkuat melalui koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting agar program dapat berjalan lebih efektif dan menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Selain memberikan manfaat ekonomi, program tersebut juga dinilai membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan makan anak selama menjalani aktivitas belajar di sekolah. Kehadiran MBG dianggap mampu mengurangi beban sebagian orang tua sekaligus memastikan anak memperoleh asupan makanan yang layak.

“Orang tua sudah dapat manfaatnya, tidak repot untuk membuat makan siang anaknya, dan anak-anak juga mendapatkan makanan yang benar-benar layak untuk dimakan,” katanya.

Ia menilai respons masyarakat terhadap program tersebut sejauh ini cukup positif, terutama di kalangan masyarakat menengah ke bawah yang merasakan manfaat secara langsung. Karena itu, menurutnya, program tersebut perlu dipertahankan dan terus diperkuat agar cakupan manfaatnya semakin luas.

“Kami yakin masyarakat terhadap program MBG sejauh ini sangat cukup positif, terutama di kalangan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi kelompok paling merasakan manfaat langsung dari kebijakan tersebut. Ini sangat diterima, jadi menurut kami program ini tidak boleh berhenti karena manfaatnya dirasakan langsung,” urainya.

Jufri yang juga anggota DPRD Kalimantan Utara menegaskan pihaknya akan terus mengawal keberlangsungan program tersebut. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan itu sehingga dukungan terhadap keberlanjutan program menjadi penting untuk memastikan manfaatnya tetap dirasakan secara luas.

“Program ini menurut kami harus dilanjutkan. Bukan hanya berdampak dari ekonominya, tapi manfaat sosialnya juga dirasakan masyarakat. Kami akan mendukung terus,” pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #kaltara #Mbg #demo