0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Delapan Titik Karhutla Terjadi di Tarakan, BPBD Soroti Pola Pembukaan Lahan Saat Cuaca Kering

Eliazar Simon • Selasa, 23 Juni 2026 | 21:27 WIB
KARHUTLA: Sepanjang Juni 2026 BPBD Tarakan mendapati delapan titik karhutla terjadi di Kota Tarakan. ISTIMEWA
KARHUTLA: Sepanjang Juni 2026 BPBD Tarakan mendapati delapan titik karhutla terjadi di Kota Tarakan. ISTIMEWA

TARAKAN – Kota Tarakan mencatat sedikitnya delapan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang Juni 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan menilai kejadian tersebut memiliki pola yang kuat berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan pada saat kondisi cuaca mulai kering.

Berdasarkan data BPBD, sebaran titik karhutla terjadi di beberapa wilayah, dengan konsentrasi tertinggi di kawasan Pantai Amal dan area sekitar lahan terbuka. Beberapa titik kejadian tercatat di Jalan Persemaian Pantai Amal (4 Juni), Jalan Ring Road RT 08 Pantai Amal (5 Juni), Jalan Gajah Mada RT 13 Kampung Anyar Pantai (7 Juni), hingga Jalan P. Aji Iskandar RT 19 Juata Laut (21 Juni 2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tarakan, Yonsep mengatakan, pola kebakaran ini erat kaitannya dengan aktivitas masyarakat yang memanfaatkan cuaca kering untuk membuka lahan.

“Kalau kita melihat polanya, masyarakat memanfaatkan cuaca kering untuk membuka atau membersihkan lahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, sebagian besar kejadian dipicu pembakaran tanpa pengendalian yang memadai sehingga api cepat meluas ke area sekitar. “Akibatnya api menyebar ke wilayah sekitar yang dekat dengan aktivitas masyarakat,” tambahnya.

BPBD juga mencatat satu kejadian terbaru di kawasan Providen, Pantai Amal, yang menyebabkan satu kandang ayam terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa itu menjadi peringatan bahwa karhutla dapat dengan cepat mendekati permukiman warga.

Yonsep mengingatkan pentingnya penerapan standar keselamatan dalam pembukaan lahan, seperti membuat sekat bakar, menyediakan sumber air, serta pengawasan selama proses pembakaran. “Kita tidak melarang, tetapi harus ada pengendalian dan pengawasan,” tegasnya.

Selain karhutla, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca kering seperti penurunan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#karhutla #tarakan #bpbd