0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Banyak Sopir Truk di Tarakan Belum Pahami Aturan KIR, BPTD Kaltara Gencarkan Edukasi Lapangan

Eliazar Simon • Selasa, 23 Juni 2026 | 21:24 WIB
PENIMBANGAN : Petugas BPTD Kaltara melakukan penimbangan kendaraan menggunakan alat portabel milik Kemenhub untuk memastikan kesesuaian muatan. ISTIMEWA
PENIMBANGAN : Petugas BPTD Kaltara melakukan penimbangan kendaraan menggunakan alat portabel milik Kemenhub untuk memastikan kesesuaian muatan. ISTIMEWA

TARAKAN – Masih rendahnya kesadaran pengemudi dan pemilik kendaraan terhadap aturan uji KIR dan batas muatan menjadi perhatian Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalimantan Utara (Kaltara).

Hal ini terungkap dalam kegiatan sosialisasi dan penimbangan kendaraan angkutan barang di Jalan Mulawarman, Selasa (23/6), di mana petugas masih menemukan banyak kendaraan yang membawa muatan melebihi batas yang diizinkan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan dokumen dan penimbangan, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada para sopir di lapangan.

Kepala Urusan Angkutan Lalu Lintas Jalan BPTD Kaltara, Aditya Sigit Juni Hartanto mengatakan, masih banyak pengemudi yang belum memahami aturan teknis terkait batas muatan.

“Banyak sopir mengaku belum mengetahui aturan terkait batas muatan. Ini yang terus kami edukasikan di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, minimnya pemahaman tersebut berdampak langsung pada tingginya pelanggaran kendaraan angkutan barang. “Selain itu, masih banyak kendaraan di Tarakan yang belum rutin melakukan uji KIR,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, pengemudi yang kedapatan melanggar langsung diberikan arahan untuk segera melakukan perbaikan administrasi kendaraan.

“Untuk saat ini kami masih melakukan pendekatan persuasif. Kami arahkan pengemudi untuk segera melengkapi dan melakukan uji KIR di Dishub,” jelas Aditya.

Ia juga menyoroti Jalan Mulawarman sebagai jalur utama distribusi barang yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi setiap hari. “Jalan ini merupakan jalur utama distribusi barang, sehingga pengawasan kami fokuskan di titik ini,” katanya.

Selain itu, ia menilai belum adanya Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang di Kota Tarakan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan.

“Idealnya setiap daerah memiliki jembatan timbang agar pengawasan lebih optimal dan infrastruktur jalan tetap terjaga,” ujarnya.

BPTD Kaltara menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga edukasi kepada pelaku usaha transportasi. “Kami ingin kesadaran pengemudi meningkat, bukan hanya takut ditindak,” tutupnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #uji kir #truk