0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tim Pora Malinau Perketat Pengawasan WNA di Perbatasan, Imigrasi Tarakan Perkuat Sinergi Lintas Instansi

Eliazar Simon • Selasa, 23 Juni 2026 | 20:59 WIB
Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Rinaldi Mawar. ELIAZAR/RADAR TARAKAN
Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Rinaldi Mawar. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) memperkuat pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah perbatasan dengan menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) di Kabupaten Malinau, Rabu (17/6) lalu. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan koordinasi lintas instansi guna mengawasi mobilitas warga negara asing (WNA) di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia yang dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.

Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Rinaldi Mawar mengatakan, pengawasan orang asing di wilayah perbatasan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan berbagai unsur pengawasan terpadu.

“Tim Pora ini menjadi wadah koordinasi antarinstansi. Di Malinau, kita membahas secara khusus keberadaan orang asing sekaligus langkah pencegahan TPPO dan TPPM yang berpotensi terjadi di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kejaksaan Negeri Malinau, Badan Intelijen Daerah (Binda), Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malinau, serta unsur intelijen gabungan lainnya.

Dalam forum tersebut, setiap instansi menyampaikan data dan perkembangan pengawasan orang asing di wilayah kerja masing-masing, termasuk potensi kerawanan yang perlu diantisipasi bersama.

Rinaldi menegaskan, posisi geografis Malinau yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikan daerah tersebut sangat strategis sekaligus rawan terhadap lalu lintas orang asing ilegal maupun penyalahgunaan izin tinggal.

“Perbatasan ini harus menjadi perhatian bersama. Pengawasan tidak hanya soal administrasi keimigrasian, tetapi juga pencegahan terhadap tindak pidana lintas negara,” tegasnya.

Usai rapat Tim Pora, kegiatan dilanjutkan dengan operasi gabungan untuk memastikan langsung keberadaan dan aktivitas orang asing di lapangan, khususnya di wilayah kerja proyek strategis di Kabupaten Malinau. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#perbatasan #tarakan #wna #tim pora #imigrasi