0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

UMKM Perikanan di Tarakan Didorong Naik Kelas, BPPMHKP Perkuat Pendampingan

Eliazar Simon • Senin, 22 Juni 2026 | 20:54 WIB
Kepala BPPMHKP Tarakan, Pian Gustafiana. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kepala BPPMHKP Tarakan, Pian Gustafiana. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Tarakan memastikan seluruh layanan sertifikasi yang menjadi kewenangannya diberikan secara gratis. 

Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meningkatkan kualitas produk sehingga memiliki daya saing lebih tinggi di pasar domestik maupun ekspor.

Kepala BPPMHKP Tarakan, Pian Gustafiana mengatakan, pihaknya menerbitkan sembilan jenis sertifikat yang berkaitan dengan pengendalian dan pengawasan mutu hasil kelautan dan perikanan. Seluruh layanan tersebut tidak dipungut biaya sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan sektor perikanan.

"Balai Mutu KKP Tarakan menyelenggarakan pengendalian dan pengawasan mutu hasil kelautan dan perikanan, termasuk penerapan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan. Ada sembilan sertifikat yang kami terbitkan dan semuanya gratis," ujarnya.

Menurut Pian, peningkatan produksi saja belum cukup untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha. Produk perikanan harus memenuhi standar mutu dan keamanan pangan agar mampu diterima pasar yang semakin kompetitif.

Karena itu, BPPMHKP akan memperkuat pendampingan kepada UMKM agar mampu menerapkan sistem jaminan mutu sejak proses produksi hingga produk dipasarkan.

"UMKM akan kami dorong supaya bisa naik kelas, menghasilkan produk yang bermutu dan aman untuk dikonsumsi," katanya.

Selain memberikan layanan sertifikasi, BPPMHKP juga akan memperluas kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya standar mutu dalam meningkatkan nilai tambah produk.

Pian menambahkan, pengawasan mutu tidak hanya diterapkan pada produk olahan, tetapi juga sejak ikan ditangkap di laut. Penanganan yang baik di atas kapal, mulai dari kebersihan hingga pengendalian suhu, menjadi faktor utama menjaga kualitas ikan.

"Ketika ikan ditangani dengan baik dan kualitasnya terjaga, nilai jualnya juga meningkat dan saat dikonsumsi masyarakat tetap aman, sehat dan bergizi," ujarnya.

Ke depan, pihaknya akan memperbanyak kunjungan lapangan untuk memastikan pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #umkm #perikanan