0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Stok Minim Harga Melonjak, Jalan Rusak di Krayan Selatan Hambat Distribusi Sembako

Asrullah RT • Minggu, 21 Juni 2026 | 21:39 WIB
SULIT DILALUI : Kondisi jalan menuju Krayan Selatan rusak parah dan sulit dilalui. Warga yang melintas bergotong royong untuk dapat melalui jalan tersebut. 
SULIT DILALUI : Kondisi jalan menuju Krayan Selatan rusak parah dan sulit dilalui. Warga yang melintas bergotong royong untuk dapat melalui jalan tersebut. 

NUNUKAN – Kondisi jalan dan jembatan di Kecamatan Krayan Selatan yang mengalami kerusakan kian sulit dilalui. Situasi ini berdampak serius terhadap distribusi sembako. Sebab, stok kebutuhan masyarakat semakin menipis. 

Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli mengatakan, akses transportasi darat menuju wilayahnya sulit dilalui. Kini, pasokan kebutuhan pokok menjadi langka dan harga barang melambung tinggi.

Menurutnya, sejumlah kebutuhan pokok memang masih tersedia di pasaran. Namun jumlahnya sangat terbatas sehingga memicu kenaikan harga yang signifikan.

"Sembako juga ketersediaannya langka, ada tapi tidak banyak dan harganya melambung tinggi. Minyak makan sudah mencapai Rp 30 ribu per liter, demikian juga gula berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram," ucap Oktavianus Ramli, Minggu (21/6). 

Dijelaskan, kondisi jalan yang rusak parah mengakibatkan terhambatnya distribusi logistik. Belum lagi, waktu perjalanan dari Kecamatan Krayan ke Krayan Selatan membutuhkan waktu yang cukup lama. 

"Kendaraan pengangkut sembako kesulitan melintas sehingga pasokan ke wilayah Krayan Selatan tertahan. Seharusnya, hanya 2 hingga 3 jam, karena jalan rusak waktunya bisa sampai sepekan," bebernya. 

Ia mengakui, upaya perbaikan jalan menunggu alat berat yang diperuntukkan setiap kecamatan. Dan alat berat berupa ekskavator bantuan dari Bupati Nunukan telah tiba di Krayan Tengah. 

"Belum ada perbaikan yang bisa dilakukan sekarang. Kami masih menunggu ekskavator bantuan Bupati Nunukan untuk perbaikan darurat. Alat itu masih tertahan di Krayan Tengah karena belum bisa menyeberang akibat air masih banjir," pungkasnya.

Untuk diketahui, kerusakan infrastruktur di Krayan Selatan telah terjadi berulang kali. Sebelumnya, distribusi BBM juga dilaporkan terhambat karena jalan yang sulit dilalui kendaraan. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#nunukan #Krayan Selatan #jalan rusak