TARAKAN – Pelabuhan Malundung Tarakan diproyeksikan menjadi salah satu Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) yang akan menerapkan sistem pemeriksaan otomatis (autogate) sebagai bagian dari transformasi layanan keimigrasian nasional. Meski belum memiliki fasilitas tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan memastikan pengembangannya telah masuk dalam rencana pemerintah pusat.
Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Yogie Tirta, mengatakan, implementasi autogate saat ini masih diprioritaskan di TPI dengan jumlah penumpang internasional yang tinggi, terutama bandara internasional.
"Pelabuhan Malundung masih dalam tahap pengembangan. Yang diutamakan saat ini adalah TPI-TPI besar, khususnya di bandara seperti Soekarno-Hatta, Morotai, Juanda, Balikpapan, dan beberapa lainnya. Mudah-mudahan nanti, karena ini merupakan program dari pusat, dapat diterapkan juga di setiap TPI," ujarnya.
Menurut Yogie, autogate menjadi bagian dari digitalisasi pelayanan keimigrasian yang bertujuan mempercepat proses pemeriksaan penumpang internasional. Dengan sistem tersebut, pemegang paspor elektronik dapat melakukan pemeriksaan secara mandiri tanpa harus melalui loket petugas.
Selain memangkas antrean, autogate juga dinilai mampu meningkatkan akurasi pemeriksaan identitas karena menggunakan teknologi pembacaan biometrik dan chip yang tertanam di paspor elektronik.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi keimigrasian saat ini bergerak menuju sistem yang serba digital. Selain autogate, penggunaan visa elektronik atau e-visa juga mulai menggantikan visa stiker yang selama ini ditempel pada halaman paspor.
"Visa yang dulunya ditempel di paspor sekarang beberapa negara sudah mulai beralih menggunakan electronic visa. Jadi visa itu tidak perlu ditempel di paspor bahkan tidak perlu dicap," jelasnya.
Yogie berharap modernisasi tersebut nantinya juga dapat diterapkan di Tarakan mengingat posisi kota ini sebagai pintu gerbang internasional di wilayah perbatasan Kalimantan Utara yang melayani pelayaran ke Malaysia.
"Penggunaan autogate salah satunya untuk pemegang paspor elektronik. Tujuannya mempercepat pelayanan, mempermudah proses, dan melakukan simplifikasi karena menggunakan teknologi yang dapat membaca data orang yang akan melintas," pungkasnya. (zar)
Editor : Januriansyah RT