TARAKAN - Kebahagiaan terpancar dari ratusan jemaah haji asal Tarakan yang baru saja tiba di Bumi Paguntaka (julukan Tarakan) pada Rabu (17/6). Kepulangan 186 jemaah tersebut disambut haru oleh keluarga dan orang terdekat. Kepulangan jemaah dilakukan secara bertahap dan disambut Pemerintah Kota Tarakan di Masjid Raya Baitul Izzah Islamic Center.
Saat dikonfirmasi, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kota Tarakan, Ajat Jatnika menerangkan, proses kepulangan jemaah berlangsung dalam tiga gelombang kedatangan yang disesuaikan dengan jadwal penerbangan menuju Bandara Juwata Tarakan. Pemerintah Kota Tarakan memastikan seluruh rangkaian penyambutan berjalan lancar hingga seluruh jemaah tiba dengan selamat pada hari yang sama.
"Seluruh jemaah haji asal Tarakan yang berjumlah 186 orang telah dijadwalkan pulang secara bertahap. Gelombang pertama tiba pada pagi hari sebanyak 11 orang, kemudian disusul rombongan kedua sebanyak 66 orang. Sisa jemaah yang tergabung dalam rombongan ketiga dijadwalkan tiba pada sore hari,"ujarnya.
Dikatakannya, kedatangan rombongan terakhir tersebut sekaligus menuntaskan proses pemulangan seluruh jemaah haji asal Tarakan dari Tanah Suci. Lanjutnya, pelepasan jemaah seluruhnya dilakukan di Masjid Raya Baitul Izzah Islamic Center menggunakan armada yang telah disiapkan pemerintah daerah.
“Yang berikutnya rombongan ketiga itu tiba sekitar pukul 14.45 WITA, ada 103 jemaah. Insyaallah hari ini semuanya pulang. Kebijakan ini dilakukan untuk memudahkan proses penyambutan sekaligus penyerahan kembali jemaah kepada keluarga dalam satu lokasi terpusat," tuturnya.
Ia menambahkan, pola penyambutan dan pemulangan jemaah tahun ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan pada musim haji sebelumnya. Pemerintah Kota Tarakan tetap menjadikan Islamic Center sebagai titik akhir pelayanan kepulangan jemaah sebelum kembali ke rumah masing-masing.
“Kurang lebih seperti tahun lalu, dari bandara ke sini, lalu diterima di sini dan dikembalikan ke keluarga dari masjid ini,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Tarakan berfokus pada penyediaan sarana transportasi dari bandara menuju lokasi penyambutan. Armada bus telah dipersiapkan untuk mengangkut seluruh jemaah sehingga proses perpindahan dari bandara ke Islamic Center dapat berlangsung dengan cepat dan tertib.
“Kalau dari Pemerintah Kota, kita hanya menjemput dari bandara, menyiapkan kendaraan, kemudian membawanya hingga ke sini. Bus sudah disiapkan dan cukup untuk satu kali perjalanan,” tukasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT