Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BMKG Tarakan Kini Sajikan Prakiraan Cuaca hingga Tingkat Kelurahan

Zakaria RT • Jumat, 12 Juni 2026 | 21:17 WIB
LEBIH MUDAH: BMKG Tarakan kini menyedikan informasi prakiraan cuaca hingga tinggkat kelurahan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
LEBIH MUDAH: BMKG Tarakan kini menyedikan informasi prakiraan cuaca hingga tinggkat kelurahan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kini menyediakan informasi prakiraan cuaca yang lebih rinci hingga tingkat kelurahan. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat mengetahui potensi cuaca secara lebih spesifik sesuai wilayah tempat tinggal maupun lokasi yang akan dituju.

Kepala BMKG Tarakan, Khilmi mengatakan, sebelumnya informasi prakiraan cuaca hanya tersedia pada tingkat kabupaten dan kota. Namun saat ini masyarakat sudah dapat mengakses informasi cuaca yang lebih detail melalui kanal resmi BMKG.

“Teman-teman bisa mengecek langsung melalui website kami. Saat ini prakiraan cuaca sudah sampai skala kelurahan. Jadi masyarakat bisa langsung memilih kelurahan yang ingin dilihat kondisi cuacanya,” jelasnya, Jumat (12/6).

Menurut Khilmi, perubahan sistem penyajian informasi cuaca dilakukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi yang lebih detail dan akurat. Selain itu, penyajian secara digital dinilai lebih efektif dibandingkan pencetakan data prakiraan cuaca yang jumlahnya sangat banyak.

“Kalau dicetak tentu akan sangat banyak karena sekarang cakupannya sampai tingkat kelurahan, bukan hanya untuk Tarakan tetapi juga wilayah Kalimantan Utara. Karena itu kami mendorong masyarakat untuk langsung mengakses informasi cuaca secara mandiri melalui kanal resmi BMKG,” katanya.

Ia juga menjelaskan fenomena hujan yang sering menimbulkan pertanyaan masyarakat, yakni kondisi ketika hujan terjadi di satu wilayah Tarakan tetapi tidak terjadi di wilayah lain pada waktu yang sama. Menurutnya, hal tersebut merupakan fenomena yang lazim akibat pertumbuhan awan hujan yang tidak merata.

“Ketika pertumbuhan awannya tidak merata, tentu hujannya juga tidak merata. Jadi bisa saja satu wilayah hujan lebat, sementara wilayah lain yang jaraknya tidak terlalu jauh justru tidak hujan,” ujarnya.

Fenomena tersebut, lanjutnya, dipengaruhi dinamika atmosfer dan pembentukan awan yang bersifat lokal. Untuk memudahkan pemahaman masyarakat, ia mencontohkan kondisi yang sering terlihat pada balapan MotoGP, ketika hujan hanya turun pada sebagian area sirkuit.

“Kalau pernah melihat balapan MotoGP, kadang di satu bagian sirkuit hujan, sementara bagian lainnya tidak. Kurang lebih seperti itulah gambaran kondisi cuaca yang bisa terjadi di Tarakan. Hujan bisa sangat lokal tergantung pertumbuhan awannya,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat, terutama nelayan, pengguna transportasi laut, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan agar rutin memperbarui informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas penting. Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, dan petir yang masih berpotensi terjadi selama musim hujan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi BMKG agar dapat mengantisipasi dampak cuaca yang mungkin terjadi. Potensi hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan sehingga kewaspadaan perlu terus ditingkatkan,” pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #cuaca #bmkg