Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tarakan Jadi Pintu Masuk Utama Kaltara, Arus Migrasi Terus Dongkrak Pertumbuhan Penduduk

Eliazar Simon • Kamis, 11 Juni 2026 | 20:22 WIB
Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Pertumbuhan penduduk Kota Tarakan tidak hanya berasal dari angka kelahiran, tetapi juga ditopang tingginya arus migrasi masuk yang menjadikan kota ini sebagai gerbang utama menuju Kalimantan Utara (Kaltara).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan, Umar Riyadi mengatakan, posisi strategis Tarakan yang memiliki pelabuhan dan bandara membuat kota ini menjadi titik awal kedatangan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia sebelum melanjutkan perjalanan ke kabupaten lain di Kaltara.

Menurutnya, hampir seluruh pendatang yang masuk ke Kaltara umumnya transit terlebih dahulu di Tarakan. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan penduduk di kota ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Kalau bicara Tarakan itu kombinasi antara kelahiran dan migrasi masuk dibanding migrasi keluar. Jadi perkembangan penduduk Tarakan itu selalu bertambah,” ujar Umar.

Ia menjelaskan, setelah tiba di Tarakan, sebagian masyarakat memilih menetap dan bekerja di kota tersebut. Namun tidak sedikit pula yang melanjutkan perjalanan ke wilayah lain seperti Nunukan, Bulungan, Tana Tidung maupun Malinau.

BPS mencatat, daerah asal pendatang yang paling dominan masuk ke Kaltara berasal dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Arus perpindahan penduduk dari dua provinsi tersebut menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan populasi di wilayah utara Kalimantan.

“Yang paling dominan datang ke Kalimantan Utara itu dari Jawa Timur sama Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Selain faktor migrasi masyarakat umum, perkembangan jumlah penduduk Tarakan juga dipengaruhi mobilitas aparatur negara, termasuk personel militer yang bertugas di wilayah perbatasan.

Sebagai daerah strategis yang menjadi salah satu titik pertahanan nasional, penambahan personel TNI beserta anggota keluarganya turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan penduduk di Tarakan.

“Ketika ada penambahan personel dan unit pasukan baru, itu juga memengaruhi jumlah penduduk,” jelasnya.

Umar menambahkan, BPS terus memantau pola perpindahan penduduk yang masuk ke Tarakan untuk mengetahui apakah mereka menetap dalam jangka panjang atau berpindah ke daerah lain di Kaltara. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#pertumbuhan penduduk #kaltara #bps