TARAKAN - Kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan potensi gangguan kelistrikan meningkat di sejumlah wilayah. Menyikapi hal tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko bahaya listrik selama musim hujan dan cuaca ekstrem.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli mengatakan, hujan lebat, petir, angin kencang hingga genangan air menjadi faktor yang kerap memicu gangguan pada sistem kelistrikan. Selain berdampak pada pasokan listrik, kondisi tersebut juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat apabila instalasi listrik terendam atau mengalami kerusakan.
“Perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini memang meningkatkan risiko gangguan kelistrikan. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat terjadi hujan deras yang berpotensi menyebabkan genangan air maupun kerusakan pada instalasi listrik,” ujarnya, Jumat (5/6).
Menurutnya, salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah masuknya air ke dalam rumah hingga merendam instalasi listrik. Apabila hal itu terjadi, masyarakat diminta segera mematikan aliran listrik dari sumber utama dan menghindari kontak langsung dengan peralatan listrik yang terendam. Di tengah meningkatnya potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, PLN terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan jaringan guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan. Petugas juga disiagakan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan di lapangan.
“PLN berkomitmen menjaga sistem kelistrikan tetap andal dan aman. Namun kami juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan maupun kondisi yang membahayakan,” katanya.
Masyarakat yang mengalami gangguan kelistrikan atau menemukan kabel putus, tiang listrik roboh, maupun kondisi berbahaya lainnya dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau kantor PLN terdekat agar segera ditindaklanjuti petugas.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk lebih waspada selama cuaca ekstrem agar risiko kecelakaan maupun gangguan kelistrikan dapat diminimalkan,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT