Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Puluhan WBP Lapas Tarakan Tetap Sekolah, Hak Pendidikan Dijamin Meski Jalani Hukuman

Eliazar Simon • Jumat, 5 Juni 2026 | 11:53 WIB
PENDIDIKAN : Puluhan WBP Lapas Kelas IIA Tarakan tetap mendapatkan akses pendidikan melalui program keaksaraan fungsional dan pendidikan kesetaraan. LAPAS KELAS IIA TARAKAN 
PENDIDIKAN : Puluhan WBP Lapas Kelas IIA Tarakan tetap mendapatkan akses pendidikan melalui program keaksaraan fungsional dan pendidikan kesetaraan. LAPAS KELAS IIA TARAKAN 

TARAKAN – Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan tetap mendapatkan akses pendidikan melalui program keaksaraan fungsional dan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C yang digelar secara rutin di lingkungan lapas.

Program pembinaan intelektual yang dilaksanakan oleh Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimaswat) bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Al Marhamah Kota Tarakan itu diikuti warga binaan dari berbagai latar belakang tindak pidana, usia, dan tingkat pendidikan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri mengatakan, program tersebut merupakan bentuk pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia selama menjalani masa pidana.

“Kami berusaha penuh untuk mewujudkan program pembinaan intelektual secara inklusif bagi Anak Binaan hingga Narapidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Program pendidikan kesetaraan ini memastikan hak akses atas pendidikan tetap terpenuhi meskipun seseorang sedang menjalani masa pidana,” ujarnya.

Pembelajaran dilaksanakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Rabu, dan Kamis di Ruang Perpustakaan Lapas Tarakan. Materi yang diberikan mencakup pendidikan dasar hingga setara sekolah menengah atas sesuai kurikulum yang berlaku.

Jupri menjelaskan, program tersebut juga mendukung Program Prioritas Nasional 2026 bertajuk “Pendidikan Bermutu untuk Semua” yang menekankan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, Yayasan Al Marhamah menyediakan kebutuhan alat tulis kantor, tenaga pengajar, hingga dukungan teknis pembelajaran agar proses pendidikan berjalan optimal.

Melalui program ini, Lapas Tarakan berharap warga binaan dapat meningkatkan kemampuan akademik dan memiliki bekal yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat setelah bebas menjalani hukuman. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #sekolah #pendidikan #lapas #WBP