Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Buka Akses Warga, Dua Alat Berat Diterjunkan Tangani Longsor Juata Kerikil Tarakan

Eliazar Simon • Rabu, 3 Juni 2026 | 14:45 WIB
LONGSOR:  Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Tarakan setelah tanah longsor menutup akses Jalan Aki Balak Gang Rimba Raya RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Rabu (3/6) dini hari. POLRES TARAKAN
LONGSOR: Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Tarakan setelah tanah longsor menutup akses Jalan Aki Balak Gang Rimba Raya RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Rabu (3/6) dini hari. POLRES TARAKAN

TARAKAN – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Tarakan setelah tanah longsor menutup akses Jalan Aki Balak Gang Rimba Raya RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, Rabu (3/6) dini hari. Bersama instansi terkait, polisi langsung turun ke lokasi dan mengerahkan dua alat berat untuk mempercepat pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita tersebut diduga dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Tarakan sejak malam hingga dini hari. Material tanah dan bebatuan dari lereng menutup akses jalan warga sehingga aktivitas transportasi di kawasan tersebut sempat terganggu.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik mengatakan, setelah menerima laporan kejadian, personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat penanganan.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan instansi terkait agar penanganan longsor dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar Erwin.

Penanganan di lapangan melibatkan Kabag Ops Polres Tarakan, Kasat Samapta, Kapolsek Tarakan Utara, Bhabinkamtibmas Kelurahan Juata Kerikil, serta sejumlah personel kepolisian lainnya. Selain melakukan pengamanan area, petugas juga membantu mengatur lalu lintas dan memastikan masyarakat tidak mendekati lokasi yang berpotensi membahayakan.

Untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup material longsor, petugas bersama instansi terkait mengerahkan dua unit alat berat berupa ekskavator dan buldoser. Langkah tersebut dilakukan mengingat volume tanah dan bebatuan yang menutupi badan jalan cukup besar sehingga tidak memungkinkan dibersihkan secara manual.

Pembersihan dilakukan secara bertahap dengan fokus utama membuka jalur yang menjadi akses vital masyarakat di kawasan Gang Rimba Raya. Berkat sinergi antara kepolisian, BPBD, Korlakar, pemerintah kelurahan, Dinas Pekerjaan Umum, dan unsur TNI, proses normalisasi jalan dapat dilakukan lebih cepat.

“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan masyarakat dan mempercepat pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut. Lokasi longsor diketahui berada di area tanah kosong yang tidak berpenghuni.

Meski demikian, aparat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat terdapat dua rumah warga yang berada tidak jauh dari titik longsor. Selain itu, kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan juga dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan di lapangan tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Namun kami tetap melakukan pengawasan karena masih ada potensi longsor susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi,” jelas Erwin.

Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbukitan dan lereng, untuk meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berlangsung. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan dan lereng, untuk meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berlangsung. Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada petugas,” tegasnya.

Melalui respons cepat dan kolaborasi lintas instansi, Polres Tarakan berupaya memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan akses jalan yang terdampak longsor agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

“Penanganan cepat harus dilakukan agar akses masyarakat tidak terputus terlalu lama. Karena itu kami langsung berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan mengerahkan personel ke lapangan untuk membantu proses penanganan longsor,” pungkas Erwin.  (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #tanah longsor #longsor