TARAKAN – Setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina, jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara) kini mulai bersiap menghadapi tahapan akhir penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, yakni pemulangan ke Indonesia.
Petugas kloter telah menerima jadwal resmi kepulangan dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Berdasarkan jadwal tersebut, jemaah Kaltara yang tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Balikpapan akan menjadi rombongan pertama yang kembali ke Tanah Air.
Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, Sayid Abdullah menjelaskan, seluruh persiapan kepulangan mulai dimatangkan, agar proses pemulangan dapat berjalan lancar dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga, petugas juga melakukan koordinasi terkait administrasi, bagasi, hingga kesiapan transportasi menuju bandara.
“Untuk kepulangan sendiri kami sudah menerima jadwal dari PPIH Arab Saudi. Jemaah Kaltara Kloter 7 dijadwalkan berangkat pada 15 Juni pukul 20.00 waktu Arab Saudi dan diperkirakan tiba di Balikpapan pada 16 Juni pukul 14.45 waktu setempat,” jelasnya, Minggu (30/5).
Ia menguraikan, sebelum diterbangkan ke Indonesia, seluruh jemaah Kloter 7 akan lebih dahulu diberangkatkan menuju Jeddah untuk menjalani proses pemulangan melalui bandara internasional. Tahapan tersebut merupakan prosedur yang harus dilalui seluruh jemaah sebelum kembali ke daerah masing-masing.
Menurutnya, hingga saat ini kondisi mayoritas jemaah Kaltara yang berada di Kloter 7 terpantau baik. Petugas terus melakukan pemantauan kesehatan serta memberikan pendampingan kepada jemaah, terutama kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
Sementara itu, jemaah Kaltara yang tergabung dalam Kloter 8 masih memiliki agenda lanjutan sebelum pulang ke Indonesia. Mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Madinah untuk menjalani ibadah dan ziarah sebelum memasuki tahapan pemulangan.
“Kloter 8 rencananya tanggal 8 menuju Madinah dan akan pulang ke tanah air pada tanggal 16 Juni. Jumlah jemaah Kaltara di Kloter 8 sebanyak 105 orang,” urainya.
Salah seorang jemaah asal Tarakan, Ahmad (58) mengaku bersyukur seluruh rangkaian ibadah yang dijalaninya dapat dilaksanakan dengan lancar. Meski harus menghadapi cuaca panas dan kepadatan jutaan jemaah dari berbagai negara, ia merasa seluruh perjuangan selama di Tanah Suci terbayar dengan pengalaman spiritual yang didapatkan.
“Alhamdulillah kami diberikan kesehatan sampai hari ini. Sekarang tinggal menunggu jadwal pulang. Tentu kami rindu keluarga di rumah, tetapi juga bersyukur bisa menyelesaikan ibadah haji dengan baik. Semoga kami semua kembali ke Kaltara dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT