Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Empat Kasus Diduga Bunuh Diri di Tarakan, Tekanan Mental dan Masalah Keluarga Jadi Sorotan

Eliazar Simon • Jumat, 29 Mei 2026 | 18:47 WIB
Kasi Humas Polres Tarakan IPTU Rusli. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kasi Humas Polres Tarakan IPTU Rusli. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Kasus dugaan bunuh diri masih menjadi perhatian aparat kepolisian di Kota Tarakan. Dalam catatan Polres Tarakan sepanjang Januari 2025 hingga Mei 2026, terdapat empat kasus penemuan mayat yang diduga berkaitan dengan tekanan mental, persoalan pribadi hingga masalah keluarga.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasi Humas IPTU Rusli mengatakan, faktor pemicu kasus dugaan bunuh diri didominasi persoalan pribadi, asmara hingga konflik keluarga. Bahkan, satu kasus di antaranya disebut berkaitan dengan riwayat gangguan kejiwaan.

“Berdasarkan data laporan kejadian yang diterima jajaran kepolisian, terdapat beberapa peristiwa penemuan mayat di wilayah Kota Tarakan dan sekitarnya sepanjang tahun 2025 hingga Mei 2026,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Polres Tarakan mencatat 12 kasus penemuan mayat selama periode tersebut. Delapan korban diduga meninggal akibat faktor kesehatan, sedangkan empat lainnya merupakan dugaan bunuh diri.

Menurut IPTU Rusli, seluruh kejadian telah ditangani sesuai prosedur, mulai olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi hingga koordinasi dengan pihak keluarga korban. “Kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, termasuk olah TKP, pemeriksaan saksi, serta koordinasi dengan pihak keluarga korban,” jelasnya.

Ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekitar dalam mendeteksi kondisi psikologis seseorang sejak dini. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan dan psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, serta segera mencari bantuan medis ataupun pendampingan apabila ditemukan tanda-tanda gangguan kesehatan maupun tekanan mental,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#bunuh diri #tarakan #masalah keluarga #Tekanan mental