TARAKAN – Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kaltara terus memperkuat organisasi di daerah sebagai syarat agar cabang olahraga bola tangan resmi dipertandingkan pada Porprov II Kaltara 2026 di Malinau.
Ketua ABTI Kaltara, Steve Singgih Wibowo mengatakan, saat ini kepengurusan ABTI telah terbentuk di empat kabupaten dan kota, yakni Tarakan, Bulungan, Nunukan, dan Malinau. Seluruh surat keputusan (SK) kepengurusan juga telah diserahkan kepada KONI Kaltara sebagai bentuk legalitas organisasi. “SK pengurusnya sudah kami berikan ke KONI Kaltara,” ujarnya.
Menurut Steve, pembentukan kepengurusan daerah menjadi langkah penting agar bola tangan memenuhi syarat administrasi sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov. “Saya rasa harusnya masuk, karena kan SK-SK sudah kami berikan. Kalau SK sudah lengkap berarti sudah ada kegiatan dan bisa dipertandingkan,” katanya.
Selain fokus melengkapi kepengurusan, ABTI Kaltara juga mulai aktif melakukan pembinaan atlet di daerah. Salah satunya dengan mengirim wakil dari Bulungan untuk berlaga pada Kejurnas Junior Bola Tangan di Surabaya, Juli mendatang.
Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi daerah lain di Kaltara untuk mulai serius mengembangkan olahraga bola tangan, termasuk menjaring atlet usia muda. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT