TARAKAN – Keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan bagi Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kaltara dalam mengembangkan prestasi olahraga bola tangan di daerah. Kondisi tersebut membuat ABTI Kaltara belum dapat memberangkatkan tim provinsi secara penuh untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Bola Tangan di Surabaya pada Juli mendatang.
Sebagai langkah alternatif, ABTI Kaltara menunjuk Kabupaten Bulungan untuk mewakili Kaltara di ajang nasional tersebut. Bulungan dinilai paling siap, terutama dari sisi dukungan anggaran dan kesiapan atlet.
Ketua ABTI Kaltara, Steve Singgih Wibowo mengatakan, keputusan tersebut diambil agar Kaltara tetap memiliki wakil di level nasional meski dalam kondisi keterbatasan anggaran. “Bulungan ini karena kita nggak ada anggaran provinsi, kami minta Bulungan untuk mewakili Kejurnas Junior di Surabaya bulan Juli. Karena kita anggap mampu,” ujarnya.
Menurut Steve, keikutsertaan Bulungan sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan cabang olahraga bola tangan di Kaltara masih terus berjalan. Ia berharap atlet yang nantinya diberangkatkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu bersaing dengan daerah lain.
“Kami berharap persiapan mereka matang sehingga bisa membawa nama baik Kaltara di kejurnas,” katanya.
Selain itu, ABTI Kaltara juga berharap ke depan ada dukungan anggaran lebih besar untuk pengembangan olahraga bola tangan, termasuk pembinaan usia dini dan keikutsertaan pada kejuaraan nasional. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT