Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemotongan Hewan Kurban di RPH Tarakan Terapkan Sistem Antrean

Zakaria RT • Rabu, 27 Mei 2026 | 14:36 WIB
SISTEM ANTREAN : Suasan kegiatan pemotongan hewan kurban di RPH Tarakan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
SISTEM ANTREAN : Suasan kegiatan pemotongan hewan kurban di RPH Tarakan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Proses pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Tarakan pada Iduladha 1447 Hijriah, berjalan tertib dengan penerapan sistem pendaftaran dan nomor antrean bagi masyarakat maupun instansi yang akan melakukan pemotongan. Sejak pagi, aktivitas di RPH terlihat ramai.

Sapi dan kambing yang datang langsung diarahkan petugas untuk menjalani pemeriksaan sebelum masuk ke area pemotongan. Hewan yang telah terdaftar kemudian diberikan nomor antrean agar proses berlangsung teratur dan tidak menumpuk di lokasi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tarakan, Paulus mengatakan, pendaftaran pemotongan hewan kurban sudah dibuka sejak sehari sebelumnya. Pendaftaran dilakukan secara langsung maupun melalui layanan WhatsApp.

“Masyarakat yang mendaftar bisa datang langsung atau melalui WhatsApp. Mereka menyampaikan akan memotong berapa sapi, dari masjid atau instansi mana. Setelah itu bawa sapinya, kami kasih nomor antrean,” ujarnya, (27/5).

Ia menjelaskan, hewan yang lebih dulu datang dan telah terdaftar wajib melapor kepada petugas untuk mendapatkan nomor antrean masuk pemotongan. Sistem tersebut diterapkan agar proses pemotongan berjalan aman, tertib, dan mudah diawasi petugas.

Selain pengaturan antrean, DKPP Tarakan juga memastikan seluruh hewan kurban yang masuk ke RPH memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan syariah. Pemeriksaan dilakukan mulai dari usia hewan, kondisi gigi, hingga kesehatan fisik secara menyeluruh.

“Semua hewan yang masuk sudah diperiksa kelayakannya sesuai syariah, mulai dari gigi, umur, sampai kondisi fisiknya,” katanya.

Untuk mendukung pengawasan selama pelaksanaan kurban, DKPP Tarakan mengerahkan sebanyak 33 petugas yang disebar di sejumlah titik pemotongan, baik di RPH maupun di masjid dan kelurahan yang menjadi lokasi penyembelihan hewan kurban.

“Kalau ada info dari tempat lain, petugas juga akan bergeser. Kami pastikan semua titik terpantau,” ucapnya.

Khusus di RPH Tarakan, sebanyak 11 petugas disiagakan untuk fokus melakukan pengawasan selama proses pemotongan berlangsung. DKPP juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian sejak awal bulan guna memastikan pengawasan dan pemantauan berjalan maksimal selama Iduladha.

Berdasarkan data sementara DKPP Tarakan, stok hewan kurban tahun ini mencapai 1.494 ekor. Namun jumlah pasti hewan yang dipotong masih menunggu laporan lengkap dari seluruh lokasi penyembelihan yang diperkirakan rampung pada Jumat mendatang.

“Data finalnya masih kami rekap karena pelaksanaan pemotongan masih berlangsung di beberapa titik,” tutupnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#rumah pemotongan hewan #tarakan #hewan kurban #rph