Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

 Banyak Pelajar Terjaring Razia, Orang Tua Dipanggil Satlantas Polres Tarakan 

Asrullah RT • Senin, 25 Mei 2026 | 17:18 WIB
TERJARING : Satlantas Polres Tarakan mendapati pengendara yang terjaring patroli malam paling mendominasi adalah pelajar. SATLANTAS Polres Tarakan 
TERJARING : Satlantas Polres Tarakan mendapati pengendara yang terjaring patroli malam paling mendominasi adalah pelajar. SATLANTAS Polres Tarakan 

TARAKAN – Mayoritas pengendara yang terjaring patroli malam Satlantas Kepolisian Resor Tarakan ternyata masih berusia muda. Bahkan beberapa di antaranya masih berstatus pelajar dan belum cukup umur untuk berkendara. Hal itu terungkap saat Satlantas Polres Tarakan menggelar patroli malam pada Minggu (24/5) dini hari dan mengamankan 19 unit sepeda motor karena berbagai pelanggaran lalu lintas.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasat Lantas IPTU Ardi Wisnu Pradana mengatakan, selain melakukan penindakan, polisi juga memanggil orang tua pelajar yang terjaring patroli untuk diberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas.

“Kalau masih anak sekolah dan di bawah umur, orang tuanya kita panggil. Tetap kita berikan edukasi. Karena pada akhirnya kendaraan itu juga diberikan oleh orang tuanya,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan orang tua sangat penting agar anak-anak tidak menggunakan kendaraan secara sembarangan tanpa memperhatikan keselamatan. “Setidaknya dibekali pemahaman keselamatan berlalu lintas, pakai helm, dan orang tua juga harus mengawasi,” katanya.

Dalam patroli tersebut, polisi menemukan banyak pelanggaran kasat mata seperti penggunaan knalpot brong, kendaraan tanpa pelat nomor, pengendara tanpa helm hingga motor tanpa spion. Patroli dilakukan di sejumlah titik yang sering menjadi lokasi berkumpulnya anak muda pada malam akhir pekan, seperti kawasan bandara, Taman Berkampung dan Jalan Kusuma Bangsa.

Ardi mengungkapkan sebelumnya pihak kepolisian juga pernah menerima surat dari sekolah yang meminta bantuan penertiban pelajar. Namun saat petugas mendatangi sekolah, para siswa justru tidak membawa kendaraan.

“Kami pernah turun ke sekolah karena ada permintaan penertiban. Tapi saat kami datang, pelajarnya tidak bawa motor. Entah sudah ada yang memberi tahu sebelumnya,” katanya.

Ia memastikan patroli dan penertiban serupa akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan pelanggaran lalu lintas, khususnya di kalangan remaja dan pelajar di Kota Tarakan. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#patroli malam #tarakan #knalpot brong #razia