Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Cuaca Ekstrem di Makkah Picu Batuk dan Demam, Kondisi Jemaah Haji Kaltara Masih Terkendali

Zakaria RT • Selasa, 19 Mei 2026 | 19:47 WIB
CUACA EKSTREM: Kondisi jemaah asal Kaltara di Makkah menghadapi cuaca ekstrem. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
CUACA EKSTREM: Kondisi jemaah asal Kaltara di Makkah menghadapi cuaca ekstrem. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Kondisi cuaca ekstrem di Kota Makkah mulai berdampak pada kesehatan jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara) menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sebagian besar jemaah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk, pilek, hingga demam akibat suhu panas dan aktivitas ibadah yang padat.

Ketua Kloter 7 Jemaah Haji Kaltara, Sayid Abdullah mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius petugas kloter, terutama menjelang fase Armuzna yang membutuhkan kondisi fisik prima dari seluruh jemaah.

“Oh hampir rata-rata semua jemaah ini batuk, pilek dan demam. Karena faktor cuaca ekstrem. Tapi kami memastikan seluruh kondisi jemaah masih dapat ditangani oleh tim kesehatan yang bertugas di hotel. Kloter 7 sendiri memiliki satu dokter dan dua perawat yang dibantu petugas medis dari kloter lain dalam satu sektor penginapan,” jelasnya.

Menurut Sayid, sejauh ini stok obat-obatan dan vitamin untuk jemaah masih dalam kondisi aman. Selain membawa persediaan dari Indonesia, petugas kesehatan juga mendapatkan dukungan suplai obat dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Ia memastikan pelayanan kesehatan bagi jemaah terus dilakukan secara maksimal agar kondisi kesehatan jemaah tetap stabil menjelang puncak ibadah haji.

“Alhamdulillah obat-obatan kita cukup karena selain membawa dari Indonesia, kita juga disuplai dari KKHI. Vitamin juga masih cukup karena sebelumnya mendapat tambahan saat pelepasan jemaah,” katanya.

Selain itu, kondisi salah satu jemaah asal Kaltara yang sebelumnya sempat terjatuh juga disebut sudah mulai membaik. Bahkan, jemaah tersebut kini telah dapat menjalankan aktivitas ibadah secara mandiri tanpa bantuan kursi roda.

“Alhamdulillah kondisinya sudah sehat. Kemarin saat pelaksanaan umrah wajib sudah tidak menggunakan kursi roda lagi,” pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#naik haji #kaltara #haji #ibadah haji