Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jemaah Haji Kaltara Mulai Fokus Persiapan Armuzna, Cuaca Makkah Capai 45 Derajat

Zakaria RT • Selasa, 19 Mei 2026 | 19:36 WIB
BERSIAP : Ibadah persiapan Armuzna jamaah Kloter 7 Kaltara. ISTIMEWA
BERSIAP : Ibadah persiapan Armuzna jamaah Kloter 7 Kaltara. ISTIMEWA

TARAKAN - Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), kondisi cuaca ekstrem di Kota Makkah mulai menjadi tantangan bagi jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara). Suhu udara pada siang hari disebut mencapai 40 hingga 45 derajat celsius dan berdampak pada kondisi kesehatan sebagian besar jemaah.

Ketua Kloter 7 Jemaah Haji Kaltara, Sayid Abdullah mengatakan, Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan 1 Zulhijah, sehingga pelaksanaan puncak ibadah haji tinggal menghitung hari. Saat ini seluruh jemaah mulai diarahkan untuk fokus menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan diri menghadapi rangkaian Armuzna.

“Memang cuaca di sini mencapai 40 sampai 45 derajat di siang harinya. Dan tadi malam Pemerintah Arab Saudi sudah mengumumkan masuk 1 Zulhijah. Artinya tinggal beberapa hari lagi menuju puncak pelaksanaan ibadah haji Armuzna,” ujarnya, Selasa (19/5).

Ia menjelaskan, kepadatan jemaah di Makkah saat ini juga semakin meningkat seiring mendekatnya puncak ibadah haji. Bahkan aktivitas umrah sunnah yang masih dilakukan sebagian jemaah disebut ikut memicu kepadatan di area Masjidil Haram maupun sekitar hotel penginapan.

Menurutnya, pihak kloter kini mulai memfokuskan pembinaan dan persiapan teknis Armuzna bagi seluruh jemaah. Bahkan pihaknya dijadwalkan meninjau langsung lokasi penempatan jemaah Kloter 7 Balikpapan dan Kloter 8 Kaltara di Arafah serta Mina untuk memastikan kesiapan fasilitas menjelang puncak haji.

“Posisi Kota Makkah sekarang sudah sangat padat. Begitu juga yang ingin melakukan umrah, sekarang sudah sangat padat. Tahun ini alhamdulillah kita sudah ditetapkan di markaz 80 oleh pihak maktab. Untuk tenda di Mina nomor 106 dan kondisinya sudah kami lihat langsung,” katanya.

Ia menjelaskan, pergerakan jemaah menuju Arafah dijadwalkan dimulai pada 8 Zulhijah atau sekitar 25 Mei mendatang. Proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap menggunakan sistem taraddudi atau pergantian armada yang telah diatur pihak maktab Arab Saudi.

“Kita sudah punya jadwal untuk pergerakan menuju Arafah pada pukul 11.30 sampai 16.30 dengan sistem angkutan taraddudi. Selama fase Armuzna seluruh jemaah akan menjalani rangkaian ibadah hingga 13 Zulhijah, baik yang mengambil nafar awal maupun nafar akhir. Setelah puncak haji selesai, jemaah masih akan berada di Makkah sekitar dua pekan sebelum jadwal pemulangan ke Tanah Air," tuturnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#naik haji #tarakan #kaltara #haji #ibadah haji