TARAKAN – Upaya memperkuat ketahanan pangan tak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi juga melibatkan aparat kepolisian. Hal ini terlihat dari kegiatan penanaman jagung pipil yang dilakukan personel Satpolairud Polres Tarakan bersama Polsek Tarakan Timur dan kelompok tani, Kamis (7/5).
Bertempat di Jalan Mangkudulis, Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung swasembada pangan di daerah.
Kegiatan yang tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tarakan Timur AKP Jamzani bersama Kasatpolairud Polres Tarakan IPTU Prabowo Eka Prasetyo, serta diikuti personel gabungan dan Kelompok Tani Kampung Satu.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta terlibat langsung dalam proses penanaman bibit jagung pipil di lahan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Suasana gotong royong tampak kental, mencerminkan kolaborasi erat antara aparat dan masyarakat.
Program ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian di tingkat lokal.
Kapolsek Tarakan Timur AKP Jamzani menyampaikan, keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus upaya memperkuat hubungan dengan warga.
“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam program ketahanan pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatpolairud Polres Tarakan IPTU Prabowo Eka Prasetyo menambahkan, kolaborasi dengan kelompok tani diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"Berdasarkan estimasi, tanaman jagung tersebut diperkirakan dapat dipanen pada awal Agustus 2026.
Selain berorientasi pada hasil produksi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kemandirian pangan di tengah masyarakat serta memperkuat peran Polri sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah," singkatnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT