TARAKAN – Sejarah baru tercipta di Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk pertama kalinya, komoditas perikanan unggulan daerah dikirim langsung dari Tarakan ke pasar internasional, tepatnya Hong Kong, tanpa melalui daerah transit.
Ekspor perdana ini difasilitasi Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kaltara bersama instansi terkait dan pelaku usaha, menggunakan maskapai My Indo Airlines melalui Bandara Juwata Tarakan.
Kepala BKHIT Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud mengatakan, momen ini sebagai tonggak penting dalam membuka jalur perdagangan global langsung dari wilayah perbatasan.
“Ekspor langsung perdana ini menjadi tonggak bersejarah bagi Kalimantan Utara karena untuk pertama kalinya komoditas unggulan daerah dapat dikirim langsung menuju pasar global,” ujarnya.
Komoditas yang diekspor berupa fresh pomfret fish dan daggertooth pike conger oleh PT Royal Phinisi Julian, dengan total 25 box atau sekitar 628 kilogram.
Ichi menegaskan, seluruh produk telah melalui proses pemeriksaan ketat dan memenuhi standar internasional, baik dari sisi kesehatan, keamanan pangan, maupun ketentuan negara tujuan.
“Kami memastikan seluruh komoditas memenuhi persyaratan sehingga mampu bersaing di pasar internasional,” katanya.
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kaltara mulai mengambil peran strategis dalam rantai perdagangan global, khususnya sektor perikanan. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT