Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

33 PAUD di Tarakan Siap Akreditasi 2026, Pemkot Targetkan Minimal Nilai B

Eliazar Simon • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:50 WIB
Kepala Bidang PNF Disdik Tarakan Abdul Razaq. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kepala Bidang PNF Disdik Tarakan Abdul Razaq. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan menargetkan seluruh satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki standar mutu minimal akreditasi B. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan pendidikan anak usia dini semakin merata.

Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Tarakan, Abdul Razaq mengatakan, akreditasi menjadi instrumen penting dalam menilai kualitas lembaga, baik dari sisi pembelajaran, tenaga pendidik, sarana prasarana, hingga manajemen.

“Akreditasi itu dilakukan oleh BAN-PDM. Mereka yang menilai, sementara kami dari Dinas Pendidikan mendampingi lembaga untuk menyiapkan semua kebutuhan yang diperlukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses akreditasi kini tidak hanya menitikberatkan pada administrasi, tetapi juga pada praktik pembelajaran di lapangan. “Asesor datang langsung ke sekolah untuk melihat proses belajar mengajar, bagaimana guru mengajar dan bagaimana anak-anak belajar,” katanya.

Untuk tahun 2026, sebanyak 33 lembaga PAUD di Tarakan dijadwalkan mengikuti akreditasi ulang karena masa berlaku sebelumnya telah habis. “Ada 33 lembaga yang akan mengikuti akreditasi tahun ini. Itu yang masa akreditasinya habis, jadi harus dinilai kembali,” jelasnya.

Selain itu, sejumlah lembaga baru juga mulai didorong untuk mengikuti akreditasi setelah memenuhi syarat operasional. Saat ini, sekitar 70 persen PAUD di Tarakan telah memiliki akreditasi minimal B. Bahkan, khusus untuk Taman Kanak-Kanak, sebagian sudah meraih akreditasi A.

“Kita dorong semua lembaga minimal akreditasi B. Itu sudah menunjukkan standar yang baik,” ujarnya.

Meski demikian, tantangan masih dihadapi, terutama oleh lembaga swasta yang memiliki keterbatasan sumber daya dan manajemen. Karena itu, pendampingan terus dilakukan agar kualitas pendidikan anak usia dini di Tarakan terus meningkat.

“Harapannya semua PAUD bisa memenuhi standar dan memberikan layanan terbaik bagi anak-anak,” tutup Abdul Razaq. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #pendidikan anak usia dini #pendidikan #paud